my anniversary today

ulang tahun! mau ngapain yach?.. ngadain pesta!, bikin kue ultah! apa beli lilin 25 biji?.. udahlah gak usah! daripada cape-cape berpesta ria, mendingan bertafakur diri aja, ternyata usia saya udah menua..

25 tahun bukanlah waktu yang sebentar, tapi saya belum tau udah berapa banyak bekal yang saya punya kalo-kalo besok pagi saya sudah tidak lagi bernyawa.. saya cuma takut kalo dosaku lebih banyak ketimbang pahala yang saya punya..

bikin kue ultah!.. gak usah juga lah!, mendingan uangnya sumbangin aja ke anak yatim atau kaum duafa yang lebih membutuhkan ketimbang kue ultah yang habis dimakan rame-rame oleh orang yang udah kenyang perutnya..

mau beli lilin 25 biji atau beli apa yach?.. eeuu.. udah deech! ngapain sih ngurusin gitu-gituan!, mendingan simpen aja tu lilin buat nanti kalo listrik mati, itu lebih bermanfa'at!..

usia semakin bertambah dan kematianpun semakin dekat, tapi.. saya belum punya cukup bekal kalo harus mati besok pagi.. ya Alloh!.. gimana dengan kewajiban yang belum saya penuhi dan gimana juga dengan larangan-Mu yang telah banyak saya ingkari..

"demi masa.. sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan menetapi kesabaran.."
.
"ucapan dari netlog"

http://www.netlog.com

ganti kulit...

udah beberapa hari ini template blog saya bermasalah... gak tau kenapa? headernya ilang, image side'nya gak nongol n beberapa objek gambar hanya keliatan simbol X doanx!..

tadinya saya fikir providernya yang lagi bermasalah, tapi udah beberapa hari tetep aja tu template gak kunjung keluar, daripada nunggu keputusan yang gak jelas, mendingan saya ganti aja kulitnya.. he.. gambarnya ular cobra lagi tidur!..

daripada nganggur.. saya update image posting yang bersimbol x tu, download template yang simpel tapi menarik and gak ribet kalo-kalo nanti ada gangguan si provider, ngambil pisau buat potong-potong kode java script and tambahin elemen baru yang cukup penting buat ditampilin.. tapi mau nambahin link ko gak bisa-bisa ya! kenapa sih?..

sabaar!.. sabaar!..

cantik itu berkerudung

cantik itu.. satu kata yang keluar dari hati, satu pujian tanpa paksaan dari satu pribadi, cantik lahir dari dalam hati tanpa rekayasa dan polesan diri.. ko! postingan yang ini versinya gini ya!, "so manis dech!..", "ga tau nih otak saya lagi kena demam lebah madu kali..", kita lanjutin bahasannya..

jujur aja.., saya itu paling mengagumi wanita yang berkerudung, "bukan so munafik, tapi emang iya!..", dari kecil saya ngerasa damai dan tenteram kalo ngeliat wanita yang make kerudung, entah siapa aja dia, entah berapa usia dia dan entah dari bangsa mana dia.

flashback ke masa dulu.. saya mulai menyukai wanita saat usia SMP dan hampir semua yang saya sukai itu berkerudung, dari yang bernama Ana, Ine, Ani, Ina tapi gak ada yang namanya Oni..

cantik itu nggak tentu nilainya dan setiap orang punya kebijakan tersendiri dalam menentukan nilai yang cocok untuk seseorang yang dia anggap cantik, yang satu bilang 8 koma dan yang lain mungkin hanya memberi nilai 8 pas "tanpa kembalian..".

satu ketika.. saya jalan di suatu tempat dan bertemu dengan satu keluarga yang terdiri dari tiga orang, suami, istri dan anak perempuan kecil yang mungkin masih berusia lima tahun dan anehnya saya nggak mau beranjak dari tempat itu, saya pandangin terus tu anak kecil dan dia juga kelihatan malu-malu saya liatin, "kenapa? lo mau nyulik tu anak? ya nggak lah!..", dalam hati saya memuji tu anak kecil "iih!.. ni anak cakep banget!", kenapa saya memuji dia, karena anak kecil itu memakai kerudung yang meski kerudungnya itu agak mencong sebelah, tapi itu tidak mengurangi rasa suka dan kagumku pada tu si anak kecil..

kisah yang lain yang mungkin bisa digolongkan kedalam tingkat kekejaman kaum lelaki.. dulu saya pernah mutusin hubungan "><" hanya gara-gara dia "cw" tidak mau make kerudung!, "kejam nggak yach?..", ya mau gimana lagi!, wajar khan sebagai seorang pacar "ha.." meminta sesuatu dari pasangannya dan perminta'an saya pun dalam hal positif ko!, saya meminta dia' tuk memakai kerudung tapi dia keberatan atas perminta'an saya itu.. saya ggak maksa dia buat merubah total penampilan sekaligus tapi setidaknya dia ngerti apa yang saya pengenin meskipun dia merubahnya sedikit demi sedikit.. and story is over..

mungkin cerita diatas kedengerannya sedikit "norak" n "nggak gaul banget sih!", tapi emang begitulah ceritanya, ribet, banyak aturan and mungkin kelihatan egois and mentingin diri sendiri, terserah orang mau ngomong apa and yang penting buat saya "wanita adalah sebuah hiasan yang harus dijaga dan dilindungi keindahannya..".

alkisah menceritakan bahwa suatu hari abdullah bin umar r.a memandang ke ka’bah, ia berkata :
“alangkah agungnya engkau dan besarnya kehormatanmu, namun seorang mukmin lebih besar lagi kehormatannya di sisi Alloh darimu, karena itu saudariku.. tutuplah cela yang ada pada dirimu dengan menutup cela yang ada pada saudaramu yang memang pantas ditutup, dengan engkau menutup cela saudaramu, Alloh akan menutup celamu di dunia dan kelak di akhirat.. siapa yang Alloh tutup celanya di dunianya, di hari akhir nanti Alloh pun akan menutup celanya."

sebagaimana nabi Shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda : “tidaklah Alloh menutup aib seorang hamba di dunia melainkan nanti di hari kiamat Alloh juga akan menutup aibnya.." (H.R. Muslim).


kerudung adalah tabir pemisah antara kebaikan dan dosa.. menjaga hati dan kewibawaan diri, bersyukurlah kamu yang telah dikarunia kecantikan dan kesucian hati..

lima juz lagi..

finally... setelah 24 tahun saya hidup, 24 tahun saya bernafas dan 24 tahun usia yang saya habiskan, baru kali ini saya bisa meyelesaikan 25 juz Al-Qur'an dan hari ini tinggal lima juz lagi yang tersisa.

saya malu sama Alloh.. yang sudah memberiku nafas dan kemampuan untuk membaca, tapi dengan usiaku yang sudah cukup lama, belum juga kuselesaikan baca'an yang satu ini, saya juga malu sama Rosul.. yang sudah mengorbankan jiwa, raga dan usia untuk umatnya dan menyempurnakan Al-Qur'an sebagai pedoman dan petunjuk hidup di dunia.

dulu.. setelah lulus SD, saya melanjutkan sekolah di pondok pesantren yang disana terdapat kurikulum pendidikan agama sekaligus pendidikan formal setara dengan sekolah menengah pertama (SMP), ibu saya bilang "niatnya pesantren sambil sekolah! jangan sekolah sambil pesantren!..", kenapa dia bilang gitu?, karena dia kepengen saya dahuluin dulu kepentingan akherat dan dunia berikutnya..

pesan ibu selalu saya ingat dan alhamdulillah disana saya ngerasa betah dan fokus sama pelajaran yang ada, menghafal Al-Qur'an, kitab kuning, belajar bicara bahasa arab+inggris, menerapkan akidah akhlaq dan pendidikan lain yang sampai sekarang masih saya ingat dan terapkan dalam pergaulan sehari-hari.

setelah satu tahun disana, alhamdulillah saya sudah bisa menghafal dan menamatkan juz Amma yang menjadi dasar penghafalan ayat-ayat Al-Qur'an, meskipun demikian kadang saya masih sering lupa ayat-ayat yang sudah saya hapal dan sering ketuker antara ayat satu dan ayat lainnya.

selesai dengan juz Amma, saya ingin meneruskan hafalan dan baca'an Al-Qur'an dari juz 1 sampai juz 29 yang masih tersisa, tapi sesuatu yang tidak diduga membuat saya harus berhenti dan keluar dan pesantren, kenapa ?.., "kakak saya sakit keras dan ibu meminta saya untuk tetap tinggal dan menemani ibu yang sa'at itu butuh temen buat mengurusi kakak yang sedang sakit..", dilema memang, disatu sisi saya pengen tetap meneruskan pendidikan di pesantren dan disisi lain saya juga harus berbakti dan mematuhi perintah sang ibu..

harapan terputus sa'at itu dan saya terpaksa melanjutkan pendidikan di sekolah formal yang nggak jauh dari tempat tinggal saya, disana saya nggak ngerasa nyaman seperti di pesantrenku yang dulu, tapi saya mengikhlaskan hati dan mungkin ini adalah hasil ilmu dari pendidikanku di pesantren meski cuma sebentar.

usia saya semakin bertambah dan saya belum juga meneruskan baca'an dan menyelesaikan 29 juz Al-Qur'an yang tersisa itu, kalo iman saya lagi bertambah kadang saya semangat dan khusyu duduk berlama-lama membaca Al-Qur'an, tapi sa'at syetan'ku datang.. "ha ha ha!..", jangankan disuruh baca, megang aja males!..

biasanya sa'at menjelang bulan ramadhan, saya selalu punya niat dan kepengen menamatkan baca'an Al-Qur'an 30 juz, "emang sih hari pertama semangat!, hari kedua masih semangat, hari ketiga rada males dan seterusnya lebih suka ngabuburit atau maen ma temen!..,", akhirnya bacaan yang baru kelar setengah juz itu, nggak lagi saya terusin sampe kedengeran bedug di masjid dan ibu memasak ketupat didapur.. "allaahu akbar allaahu akbar allaahu akbar!.. udah lebaran..".

"kenapa yach!, pengen tamatin baca'an Al-Qur'an ko susah banget!, padahal kalo satu hari aja saya baca satu ayat, mungkin.. berapa tahun ya saya baru tamatin Al-Qur'an?..".

menurut teori charles darwin begini :

a - b = c

dimana :
a = 8.760 hari (24 tahun usia saya)
b = 6.237 (jumlah total ayat A-Qur'an)

jadi :
a - b = 2.523 (sisa 7 tahun usia saya)

setelah diitung-itung, kalo aja satu hari saya baca satu ayat Al-Qur'an, mungkin diusia 17 tahun (sweet seventeen) "ih, so sweet banget!..", saya sudah bisa mentamatkan baca'an Al-Qur'an itu, "tapi apa hubungannya charles darwin sama itung-itungan yah!..".

puji syukur kehadirat Alloh yang telah memberiku usia dan alhamdulillah pada hari ini saya sudah bisa menyelesaikan baca'an sebanyak 25 juz dan tinggal 5 juz lagi yang tersisa, di 30 oktober 2007 ini, saya genap usia yang ke-25, semoga ini menjadi kado berharga buat hidup saya seterusnya dan sebagai bukti kecinta'an ku akan Alloh yang menghidupkanku dan Rosulalloh sebagai pemberi syafa'at di akherat nanti dengan Al-Qur'an yang aku baca itu..

amiiin yaa robbal' aalamiiin..

"bacalah Al-Qur’an, karena di hari kiamat ia datang memberi syafaat pada orang yang membacanya.." (H.R.Muslim)

charger'ku almarhum

sejak empat tahun yang lalu saya enggak pernah lepas dari yang namanya hp', tiap hari hp' selalu ada dimanapun saya ada, dikamar, diruang tamu, di kantor dan bahkan di wc pun hp tidak pernah mau kutinggal, ibarat anak ayam yang selalu ngbuntutin induknya kemana aja pergi "hah... ko hp' disama'in sama anak ayam!, terus saya juga ayam donx!...", forget it!, kita bikin alinea baru!...

busway anyway!... dengan adanya hp itu hari-hari saya bisa terhibur meskipun kadang ada dalam masalah yang bikin saya bete atau sedang kesel ma pacar, temen and siapa aja yang buat masalah sama saya, curhat sms'an, nelpon temen special, maen game atau dengerin musik pake headset yang bisa buat saya ngerasa ada yang nemenin.

kemarin charger hp'ku ngadat lagi, "udah lama sih sering kaya gitu!..." nggak konek, pesan charging error atau pin charger yang amblas kedalam, semuanya itu biasanya dapat saya atasi dengan cara mencopot batere atau saya bersihin pin charger yang kotor ketutup debu, alhasil charger kembali normal dan hp'ku kembali terisi tenaganya, tapi kejadian kemarin memang bikin saya bete, terang aja charger hp'ku bener-bener udah koma dan harapannya tipis banget untuk bisa disembuhin "heh! orang kali koma!...", saya coba otak-atik tu charger biar bisa ngisi hp'ku yang lowbet banget, saya bersihin tu pin, saya on-of'in tu hp tapi tetep aja nggak mau konek, "huh! gimana yach!...", keputusan terakhir saya terpaksa bongkar tu charger and liat dalemannya "kenapa sih loh charger?...", saya fikir dengan begitu bisa bikin dia jadi lebih baik, tapi ternyata malah charger'ku almarhum beneran, "wasalam dach!...".

"gimana nich!, hp'ku udah lowbet banget, gimana nanti kalo ada sms!, gimana kalo boss nelpon!...", ada sih konter hp terdekat tapi nggak pernah bisa nolong kalo saya lagi butuh, "tutup lah! nggak ada lah! nggak bisa lah!...", saya jadi makin bete!, mungkin untuk hari ini saya cuti'in dulu tuh hp, yaa itung-itung libur lebaran!, "ha ha!, nggak sekalian sama THRnya?...".

hari ini saya berangkat kerja dengan membawa hp yang tidak bernyawa, "kenapa jugaa dibawa! orang udah gak nyala!...", sekarang saya baru tau gimana rasanya hidup tanpa hp, bete, nggak bergairah dan perasaan hampa banget...

sekitar jam lima sore akhirnya bete'ku sedikit terobati, saya dapet charger baru di konter hp tetangga sebelah kantor dan anehnya saya juga baru tau kalo di tetangga sebelah ada konter hp yang jual charger juga "hah! kemana aja bang selama ni?...", maklum saya orangnya rada kuper' "kurang perhatian", "ih! ko nggak nyambung!...".

balik lagi ke kantor dan charger langsung saya pasang tu hp', tapi "ko tetep nggak nyala?...", "waduh! ada yang nggak beres nih ma hp'ku!...", saya masih coba sabar dan saya fikir mungkin baterenya butuh sedikit tenaga buat nyalain tu hp, tapi udah berjam-jam hp'nya mati-nyala-mati-nyala and indikator baterenya nggak ijo-ijo "ko merah terus and gak penuh-penuh, apa baterenya yang bermasalah ya?...".

to be continued...

haji dua bulan lagi

sepuluh bulan sudah saya menunggu sa'atnya musim haji tiba, ingin hati segera berjumpa dengan bulan yang satu ini, bener kata orang-orang "kalo pengen haji, sebaiknya pergi dulu umroh buat mengenal medan yang ada di baitullah dan apa saja yang mesti dilakukan disana nanti", meskipun dalam ibadah umroh tidak semua amalan dilakukan seperti dalam amalan-amalan haji yang membutuhkan waktu berhari-hari untuk menyempurnakan seluruh amalan haji, tapi setidaknya dalam ibadah umroh itu kita diberikan sebagian gambaran dari ibadah haji.

tadinya saya pernah bilang "saya pengen haji langsung tanpa umroh dulu!...", tapi setelah saya baca panduan tentang tata cara ibadah haji di website yang saya temui, banyak banget amalan yang harus dipenuhi untuk kesempurna'an pelaksana'an ibadah haji itu, baik rukun, wajib dan amalan sunah lain sebagai pelengkap ibadah haji, saya telusuri setiap website yang menerangkan tentang ibadah haji, saya bandingkan tingkat pemahaman yang mengarah kepada keutama'an dari ibadah haji itu sendiri seperti tipe haji mana yang sebaiknya saya pilih dari ketiga macam jenis haji yaitu tamattu, ifrod dan qiron.

setelah saya baca dan fahami tentang perbedaan dari ketiga jenis ibadah haji yang ada, "bingung juga!...", ada yang bilang bahwa haji tamattu lebih utama dibandingkan jenis haji yang lain dan ada juga yang menerangkan bahwa haji ifrod lebih utama karena lebih berkualitas, lalu "mana donx haji yang harus saya pilih?, yang ini bilang itu, yang itu bilang ini!...".

tadinya saya tertarik dengan jenis haji tamattu yang banyak pendapat bilang lebih utama dibandingkan ibadah haji lainnya, tapi "saya keberatan kalo harus membayar denda menyembelih binatang ternak! euuu... bukannya saya pelit lho, tapi setelah difikir-fikir... kalo haji tamattu lebih utama kenapa harus didenda?...", memang sih, kalo memilih jenis haji ini kita diberi kemurahan dalam pelaksanaan ibadah hajinya, seperti melepas pakaian ihrom (boleh melakukan hal yang dilarang semasa ihrom) sehabis bertahalul, sampai datangnya hari tarwiyah (8 djulhijjah), kemudian "apakah haji ifrod itu memang bener berkualitas seperti yang dikatakan orang?...", ada yang bilang bahwa pengorbanan ibadah haji ifrod lebih berat dibandingkan haji yang lainnya, makanya kita tidak dikenakan denda jika kita memilih haji ifrod ini, "heeuu!... bener juga!...". satu lagi nih jenis haji yang masih tersisa, yaitu qiron!, "bagaimana halnya dengan qiron? kenapa kita harus membayar denda juga kalo memilih haji yang satu ini?...", jawabanya mungkin karena kita menggabungkan umroh dan haji secara bersamaan dalam satu kali amalan.

setelah ditimbang-timbang... "eeuu emangnya beras!", saya tertarik dan lebih cenderung memilih jenis haji ifrod, kenapa? "karena pengorbanannya itu lho dan tidak dikenakan denda lagi!...", tapi saya juga masih kurang tau apakah pilihan saya ini emang yang paling baik, coz belum saya temui ayat atau hadits yang mengatakan bahwa haji yang paling utama adalah "bla bla bla...".

hanya Alloh yang bisa menilai...

beri aku kesejukan











kebekuanku sa'at musim dingin datang

cucuran keringatku sa'at musim panas menyengat
.
pagi itu...
tak ada suara takbir yang dulu selalu kudengar
hanya obrolan kecil dalam bahasa yang tidak kukenal
.
pagi itu...
mentari datang bertabirkan kabut dingin
berdiri, bertanya adakah tumpangan yang bisa kudapat
.
pagi itu...
wajahku tersapu angin dari celah jendela
meminta sesuatu "bisakah kau tutup jendela itu!..."
.
pagi itu...
kuhamparkan sajadah diatas pasir berselimutkan embun
kudengar seruan kata untuk tebarkan kebaikan
.
pagi itu...
kulihat dua insan saling berpelukan
beradu senyum saling mema'afkan
.
pagi itu...
kuhanya terenung dalam kerinduan...

hp'ku dirampas bapak askar

pagi itu hari kamis... saya pergi ke masjid nabawi untuk pertama kali dengan naik taksi sendiri, senang rasanya bisa datang berkunjung ke rumah Rosulalloh yang jadi panutan dan junjungan alam semesta, niat dalam hati ingin shalat di masjid nabawi yang pahalanya cukup besar dibanding masjid lain sekaligus berziarah ke makam beliau yang ada disana.

disepanjang jalan saya menoleh kiri kanan sambil bershalawat dan berharap masjid rosul itu segera nampak, setelah beberapa lama akhirnya saya sampai di perempatan lampu merah, berhenti sejenak dan bapak sopir bilang "haram" yang dia maksud "nabawi"...

saya bertanya dalam hati "ko! haram, ini kan madinah! bukannya nabawi!..." maklum, saya baru pertama kali kesana... he... saya nggak bertanya ke bapak sopir tentang maksud haram itu, tapi seketika saya ingat bahwa yang dimaksud haram itu berarti "mulia"...

lampu merah kembali hijau dan mobil bergerak sejenak sambil berjalan perlahan diantara barisan mobil lainnya, lalu bapak sopir itu bilang "haram" lagi untuk kedua kalinya sambil menunjuk ke arah masjid nabawi yang sudah nampak dibalik bangunan tinggi disekitar masjid, hatiku berdebar seketika melihat wajah masjid nabawi yang indah berhiaskan menara yang menjulang tinggi. turun dari taxi dan ingin hati bergegas masuk ke masjid rosul yang megah itu, namun perut memaksaku berhenti sejenak untuk membeli sepotong makanan kecil sebagai pengganjal perut yang mulai berbunyi (bedug kali bunyi!...)...

setelah lima menit, segera saya bergegas dan masuk ke tempat wudhu untuk membersihkan diri dan masuk ke masjid, sedang tas kutinggal dibawah tiang masjid bagian depan, kumasuk masjid sambil berdoa dan bershalawat untuk rosul, satu langkah, dua langkah dan beberapa puluhan langkah tak hentinya saya panjatkan doa dan sholawat sampai akhirnya saya sampai pada bagian depan masjid yang disana terdapat makam rosul dan dua sahabat serta raudah (taman surga) yang ada diantara mimbar dan makam beliau itu.

dibelakang mimbar rosul, saya memulai dengan shalat tahiyatul masjid dan kemudian beranjak menuju makam rosul yang ramai dikerumuni para jema'ah, hati ikhlas meski harus berbaris antri dibelakang barisan panjang orang yang berziarah disana, setelah beberapa lama antri, akhirnya saya perlahan sampai di depan pintu makam beliau yang berhiaskan nama beliau berbalut warna emas dan dijaga oleh beberapa bapak askar yang berdiri kekar, hati makin berdebar melihat wajah makam beliau yang meski tampak sedikit gelap diantara celah pintu makam... kupanjatkan shalawat lagi untuk beliau dan dua sahabat (abu bakar dan umar) yang ada disamping beliau...

hanya beberapa menit saya disitu dan harus bergerak maju bergantian dengan jemaah lain yang ada dibelakang, saya mencoba berbalik arah dan berdiri dibalik dinding masjid bagian depan searah dengan pintu makam beliau itu dan memanjatkan doa kearah kiblat masjid...

beberapa doa habis sudah kubaca dan saya kembali ke tempat wudhu untuk membersihkan diri "udah batal...", jarak antara tempat wudhu dan bagian depan masjid emang lumayan jauh, "euuu kurang lebih berapa ya! nggak saya hitung nih!..." tapi dengan keikhlasan hati saya rela berjalan menyusuri sepanjang masjid meski hanya untuk mengambil wudhu, kaki lelah dan sedikit sakit tidaklah kurasa demi niat baik dan kecintaanku kepada beliau...

sehabis wudhu saya kembali kedalam masjid dan berniat masuk ke raudah (taman surga) yang saat itu masih ditutup sebagai jatah kaum akhwat yang sedang berdoa di raudah... cukup lama saya berdiri menunggu diantara himpitan para jemaah dan akhirnya tirai penutup raudah dibuka beberapa saat menuju masuk waktu dzuhur... semua orang berlari dan berebut untuk bisa masuk dan duduk di area raudah yang beralaskan karpet berwarna hijau, sayapun ikut-ikutan berlari dan alhamdulillah dapat tempat yang cukup strategis disamping dinding rumah rosul yang juga dijaga oleh seorang cleaning service berbangsakan bangladesh "bukan amita bachan namanya!...", strategis emang iya tapi saya duduk disamping anak kecil yang nggak tau dari bangsa mana dia, tadinya saya pengen berdoa khusyu disana, tapi anak kecil itu nggak henti-hentinya ngomong sama bapakya yang saya sendiri juga nggak tau dia ngomong apa!... "bisa diem nggak sih!..." eeh! dia nggak denger!, ya iya lah! orang saya ngomongnya dalam hati!...

suara anak kecil itu emang menggangu banget! tapi saya coba mengalihkan perhatian untuk tetap khusyu berdoa, tapi tetap aja saya nggak bisa konsen, orang kaki si anak kecil itu membentur-bentur kaki saya... deuk! deuk!... hei men! what are u doing?... cuma dalam hati juga!....

setelah sholat dzuha dan beberapa doa kubaca, kembali perut bikin saya batal dan mengharuskan saya keluar dari area raudah yang cukup susah untuk bisa duduk disana "kalo bukan milik mah!", tadinya saya pengen duduk disana sampai menjelang sholat dzuhur dan berjamaah diarea itu, tapi da harus gimana? saya harus ngambil wudzu lagi... "jalan kaki lagi dech!"...

adzan dzuhur mulai berkumandang dan saya bergegas masuk lagi kemasjid yang sudah penuh dengan jamaah yang bersiap untuk shalat dzuhur berjamaah, saya hanya kebagian tempat dibawah payung masjid nabawi yang ada dibagian tengah masjid yang tak beratap, sedikit panas sih disitu tapi mau nyari tempat dimana lagi da emang disitu tempat paling depan yang tersisa... empat rakaat selesai sudah dan para jemaah bergerak pergi ke tujuannya masing-masing, ada yang keluar dan ada yang beranjak menuju makam rosul... saya sendiri bergerak kesana untuk kembali melihat makam sang rosul sebelum saya meninggalkan madinah!...

kembali saya ngantri diantara para jamaah yang berbaris panjang untuk berziarah ke makam rosul, disini masalah mulai muncul, saya mencoba mengambil gambar objek-objek penting dalam masjid nabawi yang cukup berharga untuk saya simpan dalam memory ponsel yang saya bawa, raudah dan mimbar rosul saya photo meski tangan saya terhimpit punggung dan bahu para jamaah yang badannya besar-besar, ponsel tetap saya pegang dan saya berniat untuk mengambil gambar makam rosul yang dijaga ketat para bapak askar... heeu serem juga!... tapi saya coba nekat dan mencoba mengambil photo bagian depan pintu makam rosul yang jaraknya kurang lebih dua meter diantara pagar pembatas untuk jamaah, perlahan saya bergerak maju mendekati pintu makam rosul dan ponsel tetap saya pegang di tangan sebelah kiri searah makam rosul, ponsel sudah siap untuk mengambil gambar dan tiba-tiba saja ada tangan yang merampas ponselku dari belakang, kaget juga saya saat itu dan ternyata yang ngambil ponselku itu bapak askar yang menjaga disisi dinding masjid bagian depan... dia langsung menarik tanganku dan menginterogasiku diantara kerumunan para jamaah dan dia bilang "inta indonisi?..." tanpa huruf a' kalo orang arab ngomong!... saya cuma bisa bilang "ayoa! ana bas!... euuu!" nggak bisa saya lanjutin, maklum saya belum tau banyak dengan bahasa arab... tapi lumayan juga saya bisa jawab pertanyaan dia dan untungnya bapak askar itu masih muda dan nggak galak-galak banget... dia nggak nanya banyak dan hanya beberapa menit lalu dia balikin tu ponsel... alhamdulilaah!... kalo aja ponselku sampe dia ambil, heeuh! nangis deh saya!... nggak denx!...

selesai sudah masalah yang satu itu dan saya memutuskan untuk pulang meninggalkan masjid nabawi... masalah baru muncul lagi saat saya keluar dari pintu masjid, "sandalku jauh nih!..." sandal kutaruh dibagian depan pintu utama masjid nabawi yang jaraknya lumayan jauh dan harus memutari masjid dibawah teriknya panas matahari, pertama memang berjalan nyaman meski tidak memakai sandal coz halaman masjid berlantaikan marmer yang tetap dingin meski dipanggang dibawah panas matahari berjam-jam, tapi tidak semua lantai masjid itu berlapiskan marmer, ada bagian area halaman masjid yang hanya berlapiskan semen hitam yang panas banget apalagi saat terik matahari, satu, dua langkah saya masih kuat berjalan diatas lantai berlapis semen yang panas itu tanpa sandal, tapi langkah ketiga, keempat, kaki saya mulai terbakar dan nggak kuat lagi menahan panasnya lantai semen itu... saya coba berlari diantara para jemaah yang nyantai-nyantai aja tuh berlalu lalang disekeliling halaman masjid "ya iya lah! mereka mah pake sandal!..." sambil berlari saya beristighfar "astaghfirullaahal adhiiim... saya punya dosa apa yach!...", saya terus berlari sambil terus membaca istighfar dan alhamdulillah pertolongan Alloh datang dengan perantara seorang bapak askar yang mengendarai mobil kecil penyapu lantai halaman masjid, lalu dia memanggilku "yaa sayid!..." heeu... dia manggil saya tuan!, dia mendekat dan memberiku sepasang sandal jepit baru yang masih dibungkus plastik, tanpa bertanya dulu saya langsung ambil tu sandal jepit dan langsung saya pake... dia langsung pergi dan saya hanya bisa bilang "syukron!... pak askar..." mudah-mudahan Alloh membalas kebaikan bapak yach!...

sambil berjalan lega saya mengucap syukur "alhamdulilaahi robbil'aalamiin..." puji syukur kehadirat Alloh yang telah nyata memberiku pertolongan... sampai akhirnya saya temukan kembali sandal yang saya simpan dibagian depan pintu utama masjid nabawi dan kemudian saya pulang meninggalkan madinah...

uudah deh ceritanya!...

"Bilakah datangnya pertolongan Alloh?... ingatlah, sesungguhnya pertolongan Alloh itu amat dekat..."(QS.Al-Baqaraah:214)

met' idul fitri

.
.Hallo Muslim!...
.
sebulan sudah ramadhan berlalu...
menahan diri dari goda'an
menjaga hati dari bisikan syetan
menyambut pintu surga yang terbuka lebar
aman dari neraka yang tertutup rapat...
.
.
hari yang fitri telah disisi...
jiwa yang kelam kembali suci
hati yang muram kembali berseri
karunia yang agung telah diberi...
.
Met' Idul Fitri 1 Syawal 1428 H
.
.Ma'afin yaach!...

pengen pergi haji

Islam berdiri diatas lima pilar berharga, syahadat sebagai bukti kesaksian diri kepada Alloh dan utusannya, shalat sebagai pengikat hubungan manusia dengan sang Rabb, puasa sebagai pengorbanan cinta kepada sang pencipta, kemudian zakat sebagai ungkapan syukur atas karunia yang tuhan berikan dan terakhir haji sebagai pengingat manusia akan akherat yang Alloh janjikan. kesemuanya itu harus terpenuhi jika kita menginginkan kesempurna'an diri sebagai seorang muslim sejati, shalat saja tidak cukup jika kita tidak bisa menahan diri dan nafsu dan hasrat dunia yang dibentengi dengan nilai puasa, kita juga masih disebut manusia yang mendustakan agama, jika kelebihan harta yang kita miliki tidak kita karuniakan kepada kaum lemah yang tak berdaya, lalu bagaimana halnya dengan ibadah haji!... haruskah kita memaksakan diri untuk melakukan kewajiban terakhir yang Alloh perintahkan ini, jawabanya sudah tertulis dalam catatan firman-Nya...

Alloh maha pemurah dan paling bijak dalam menentukan sebuah keputusan, Alloh berfirman "Haji diwajibkan untuk orang yang mampu...", kenapa tidak menyebutkan "Haji diwajibkan untuk orang yang kaya...". Kaya tidak menjamin seseorang mampu untuk menunaikan ibadah haji dan sebaliknya, miskin bukan berarti dia tidak diberi kemampuan untuk bisa pergi menuju baitullah untuk berhaji. Banyak orang kaya yang cukup bekal untuk pergi berhaji, tapi Alloh tidak memberikan dia kemampuan dan keikhlasan hati untuk menggunakan harta mereka untuk bekal haji, dan sebaliknya Alloh mentakdirkan seseorang sampai ke padang arafah untuk berhaji meski dia tak punya bekal harta...

Imam Ghazali berkata "Ketahuilah bahwa panggilan haji adalah kepahaman, yakni tentang kedudukan haji dalam agama, kemudian kerinduan kepadanya, kemudian ber-azzam (keinginan yang kuat) untuk melakukannya, kemudian memutuskan berbagai halangannya, kemudian memiliki pakaian ihrom, kemudian mempersiapkan bekal dan kendara'an, kemudian berangkat dan menyempurnakan berbagai amalannya"

Saya pengen pergi haji... kerinduan itu datang seketika pada sa'at yang tidak pernah saya duga, tiba-tiba saja keinginan itu hadir dan dengan cepatnya pilihan hidup ini saya ambil demi menyempurnakan agama yang belum semuanya saya penuhi, kutinggalkan keluarga yang kucinta, kutinggalkan pekerjaan yang kupunya dan kutinggalkan semua orang yang setiap sa'at selalu ada...

Saya memang dilahirkan dari keluarga sederhana dan hanya karunia iman dalam hati yang saya punya, saya tidak pernah bermimpi tuk dapat banyak harta lalu berkata "Kalo nanti saya punya banyak harta, saya mau pergi haji...", lalu seandainya kelak saya punya banyak harta, apakah saya masih ingat janji yang dulu saya ucapkan untuk pergi haji... mungkin jawabanya "Nanti aja kalau ada harta lebih!...", lalu sampai kapan saya menunggu sa'atnya untuk pergi haji!...

Alloh maha tau dan takdir setiap orang memang sudah tertulis pasti, Alloh maha benar dan saya percaya janji-Nya tidak akan pernah ingkar... kudengar kata "Tidak ada pahala untuk haji mabrur kecuali surga..." Mungkinkah saya bisa pergi haji dengan sisa usia yang saya punya dan mendapatkan surga yang Alloh janjikan itu...

Wallohu a'lam bissowab...

yhadee becomes programmer

Programmer!... satu dedikasi level dua dalam peringkat skill sebuah sirkuit tekhnologi komputer masa depan, menghimpun serangkaian kode program yang dapat menggerakkan sebuah perangkat mesin keras sesuai dengan perintah yang diinginkan...

Kedengarannya memang menyenangkan, tapi untuk bisa melakukan semua itu butuh ruang yang cukup besar dalam otak sebagai penampung logika dan rentetan kode yang terdiri dari ribuan atau bahkan mungkin juta'an kata...

Waktu dulu aku di SMU... tak pernah sedikitpun terfikir dalam benakkku untuk mengenal atau bahkan menjadikan tekhnologi komputer sebagai media ilmu yang berpengaruh besar dalam hidupku seperti sekarang...

Di ekstrakulikuler SMU dulu, aku mulai belajar dari DOS sebagai dasar ilmu komputer, kemudian WS sebagai pelengkap dalam pembuatan surat-menyurat dan Lotus 123 sebagai materi tambahan untuk menghitung angka-angka... ketiganya itu tidak berlangsung lama dan hanya berjalan beberapa bulan saja, tapi dengan waktu yang sedikit itu membuatku semakin tertarik dan berusaha untuk mengenal lebih dalam lagi meski hanya dengan membaca sebuah modul tanpa duduk langsung didepan komputer... membeli buku panduan penggunaan komputer dasar adalah sebuah solusiku untuk belajar secara mandiri tanpa bimbingan seorang guru...

Waktu terus berjalan dan sedikit demi sedikit pengetahuanku tentang komputer semakin bertambah meski perlahan, kulanjutkan dengan mulai mengenal Windows yang jauh lebih menarik dibanding DOS yang bertuliskan putih diatas gelap, Microsoft Word sebagai pengganti WS yang dulu aku pelajari di DOS dan Excel membuatku jauh dari Lotus 123...

Windows membuatku semakin menyatu dengan komputer, lalu kubaca sebuah buku tentang level programmer yang bisa membuat sebuah program sendiri, dari situ harapan baru mulai muncul dan keinginanku beralih menjadi seorang programmer... kupesan sebuah buku pemrogramman yang berlabel dBase III Plus pada ayahku, seminggu kutunggu dan buku itu datang bersama ayahku...

Buku itu kubaca tiap hari dan sesekali ku praktekkan langsung di layar komputer, bad command, syntax error atau pesan kesalahan lainnya banyak muncul seiring bertambahnya kode program yang kutulis... wajar memang! dan itu membuatku semakin jeli dalam memahami setiap baris kode yang ada dalam buku yang saya baca...

dBase III Plus bukan satu-satunya bahasa pemrogramman yang aku pelajari, untuk membandingkan tingkat kesulitan kode diantara beberapa bahasa pemrogramman yang ada, aku mencoba beralih ke Visual Foxpro, Visual Basic, Pascal, Cobol dan bahasa pemrogramman lainnya yang mungkin lebih mudah dipelajari dan dengan hasil yang lebih objektif...

Dari sekian banyak bahasa pemrogramman yang aku pelajari, pilihan terbaik yang aku ambil adalah Visual Basic, kenapa!... kode Visual basic lebih simpel dan tidak memerlukan banyak memori untuk mengingat rangkaian kode yang ada, objek Visual Basic lebih menarik dan lebih luas aksesnya dalam flatform Windows serta banyak alasan lain yang membuatku jatuh hati pada Visual Basic...

Puji syukur kupanjatkan kehadirat Alloh yang telah memberiku karunia ilmu yang bermanfa'at untukku pribadi dan orang lain, dengan Visual Basic aku telah menyumbangkan beberapa karya pribadiku untuk banyak orang...

Alhamdulillahi Robbil'aalamiin...

dosa'ku banyak

Waktu aku lahir tidak ada setitik dosapun yang aku bawa, saat aku lahir belum ada satupun kesalahan yang pernah kubuat, laksana kain putih yang suci tak bernoda, hanya tangisan dan darah ibuku yang menyelimuti seluruh tubuhku, hanya jeritan dan gerakan tangan dan kaki diatas pangkuan lembut ibuku... mata belum sempurna untuk memandang, mulut belum kuasa untuk berucap dan telinga hanya sedikit yang bisa kudengar... hanya jeritan tangis yang bisa kuucap disa'at perut sedang lapar, hanya jeritan tangis yang bisa kuucap disa'at haus dan menginginkan air susu dari ibuku...

Hari demi hari tubuhku mulai berkembang, mulutku mulai berucap kata demi kata, mataku mulai bisa memandang wajah ibuku dan telingaku mulai bisa mendengar ucapan kasih sayang ibuku, tangan mulai belajar untuk memegang dan kaki mulai memaksa diri untuk tegak berdiri...

Hari berjalan tanpa henti, bulan kulewati dengan berjalan dan tahun membuatku semakin besar dan tumbuh dewasa... setitik dosa mulai menoda'i jiwa dan hatiku yang dulu suci, satu demi satu kesalahan kubuat tanpa sadar hal itu mesti kujauhi... dosaku semakin bertambah waktu demi waktu, kesalahanku semakin banyak yang kubuat... dosa pada tuhan yang telah menghidupkanku, dosa pada ibu yang telah melahirkanku dan dosa pada semua yang pernah kusakiti...

Banyak perintah tuhan yang tidak kuturuti dan banyak pula larangan tuhan yang justru kunikmati, sadar ataupun tanpa sadar semua itu terjadi, melalaikan sholat, melihat sesuatu yang mestinya tidak boleh kulihat, membantah perintah ibu yang membesarkanku, berkata kotor yang menyakiti orang lain dan banyak kesalahan lain yang tak terhitung jumlahnya...

Usiaku semakin bertambah dan kematianku semakin dekat pula, tapi mengapa aku tidak mampu memanfa'atkan sisa usia yang tuhan berikan ini, sulit rasanya menjaga diri dari kesalahan dan dosa, hati menyesal sa'at kesalahan kubuat, namun kenapa kesalahan itu kuulangi kembali dengan penyesalan yang sama...

Kebaikan coba kulakukan untuk menghindari diri dari dosa... sholat, puasa, membaca qur'an dan kebaikan lain yang mungkin tidak sebanding dengan kesalahan dan dosa yang pernah kubuat... satu ketika imanku bertambah dan menyesali semua dosa dan satu ketika pula imanku menipis dan terasuk nafsu setan yang tak mampu kuhindari...


Tuhan menciptakanku dari seorang ibu yang muslimah, ta'at beribadah dan penuh kasih sayang pada keluarga, ingin rasanya kujejaki teladan dari pribadi ibuku, ingin rasanya kubaktikan sisa usiaku untuknya... ingin rasanya kugapai ridho tuhan dan surga di akhirat kelak bersama ibu dan keluarga tercinta... ingin rasanya kusempurnakan agamaku dengan sisa usia yang tuhan berikan padaku, kesaksianku, sholatku, puasaku, zakatku dan hajiku sebagai penutup segala urusan duniaku untuk matiku...

Ya tuhan!... ampunilah semua dosa-dosaku...

"Wahai jiwa-jiwa yang tenang, kembalilah kamu kepada tuhanmu dengan hati puas dan diridhai-Nya, maka masukalah ke dalam golongan hamba hamba-Ku dan masuklah kedalam surga-Ku..."
(Q.S. Al-Fajr, 27-30)

yhadee, ka'bah and raudah

Waktu demi waktu ku jalani masa dalam penjara rindu, hari demi hari kunikmati ruang hampa tanpa cinta menemani, masa demi masa kan kutempuhi meski hati terbelenggu laksana bernafas tanpa udara… namun, itu semua tidak akan bisa menghalangi langkah dan asa tuk gapai ridho dan surga Alloh yang jauh disana…

Hanya kata yang dapat kuungkap dari satu lubuk hati yang tulus tuk tetap menjaga keutuhan sebuah niat mulia, berjuta rintangan selalu datang dimana jiwa terasuk emosi tak terhingga… namun, satu keimanan yang tertanam dalam nurani tuk selalu tegar dalam menerima semua kuasa Alloh yang ditakdirkan... Sa'at malam datang, hati berharap pagi kan segera menjelang… Sa’at pagi hilang, kadang hati mengeluh dan bertanya “Akankah kutemui kembali masa indah dulu yang pernah hilang?”… Hari yang lelah membuat semua rasa tiada warna dan malam yang letih membuat hari seakan tak bertepi… Angan terbang menembus dinding ruang membawa hati melayang menerjang awan tak tentu arah… namun, mimpi indah laksana embun pagi yang jatuh menimpa dasar hati, menyapu semua kesah yang melekat dan menghantui diri…

Satu impian bahagia dalam ridho Alloh yang ingin digapai dengan semua pengorbanan jiwa, masa dan raga, satu kehidupan abadi dalam syurga nan indah berhiaskan permata beralaskan permadani nan sejuk dipandang mata… Semoga Alloh menuliskan kuasanya seraya mengutus syurga itu tuk menjemputku diakhir masa…

Ka’bah yang mulia… dengan izin Alloh aku telah sampai dan bersujud dihadapannya, bukan suatu kebetulan semua itu tercipta, tapi aku yakin takdir ini telah tertulis jauh sebelum aku dilahirkan ke muka dunia…

Bersujud, memuja dan berdo’a dihadapannya, serasa bermanja dalam pelukan Ilaahi… setetes air mata tak terasa mengalir dan jatuh ke hamparan lantai marmer putih nan suci disekeliling Ka’bah… Hilang semua nafsu dunia yang melekat dalam jiwa, hanya satu harapan akhir nan bahagia dalam syurga bermandikan cahaya berteduh dalam naungan wajah Ilaahi yang maha Kaya lagi maha Perkasa...

Raudah’ yang indah dibawah atap Nabawi yang suci... bersimpuh sejenak disana serasa bercengkrama dalam taman syurga, wangi aroma jasad sang Rosul menembus menyejukkan kalbu, bershalawat, berdo’a dan memohon pada Alloh serta syafa’at agung di akherat kelak... Beranjak melangkah dihadapan bumi sang Rosul yang tegak perkasa serasa bertamu ke istana sang raja yang berdiri diantara dua sahabat yang setia dan gagah berani, andai saja aku bisa berjabat tangan dengan beliau, waaah! Alangkah indahnya... Aku iri pada Abu Bakar Siddik, aku iri pada Umar bin Khotob... andai saja aku hidup seperti mereka, berjuang, mengabdi dan berbakti pada sang Rosul... membangun Islam menegakkan Tauhid, membela dan menjaga dimanapun Rosul ada.... Yaa Alloh! Sampaikan salamku untuk beliau dan pertemukan aku dengan beliau meski hanya dalam mimpi...

yhadee, friday, 13 July 2007, 10:00 pm, madinah, saudi arabia

about yhadee

hi everyone!...
i'm yhadee!... silent boy and believe only one god...
i work as IT enginers and programmer, i interest to technology, movie, music and science...
the biggest wish of my life is getting the real life and die with god blessing...
thank you and be my friends...