dengan ucapan "bismillaahirrohmaanirrohiim..", dan segala puji hanya untuk Alloh tuhan yang Maha Bijaksana lagi Maha Penguasa segala ilmu di jagat alam semesta, saya pribadi dengan suka hati dan sekedar ingin berbagi memperkenalkan kepada para netter, blogger, webmaster dan kawan-kawan sekalian atas terwujudnya website pribadi saya ini, dee home project saya beri title untuk website ini, bukan kenapa-kenapa, bukan juga sekedar asal beri nama, hanya berharap mudah dan enak dibaca serta mudah diingat untuk anda para pembaca yang mampir atau kebetulan nyasar dan membaca selintas isi website ini.
untuk sementara, isi sebagian dari website ini adalah artikel adopsi dari blog saya yang satu ini http://yhadee.blogspot.com/, dan berhubung konten dan semuanya masih baru, menu'nya juga masih belum tersusun rapi dan belum sesuai dengan maksud serta tujuan dibuatnya website ini, mudah-mudahan kawan-kawan bisa kasih saran dan ide bagus untuk melengkapi isi dan beberapa elemen menarik lainnya yang bisa saya tampilkan.
website ini saya buat dengan Joomla CMS yang cukup mudah dan hanya membutuhkan beberapa trik pemahaman bahasa PHP, struktur kode dalam mengkonfigurasi objek, pembuatan modul sederhana, mengedit beberapa elemen template dengan bantuan program photo editor, dan beberapa langkah cepat lain yang tahap demi tahap dapat dimengerti dengan mudah, yang saya suka dari Joomla CMS ini adalah "open source" dan struktur konten website yang rapi dan dapat disusun sesuai dengan keinginan, disamping itu banyak provider yang ikut men-support berbagai pelengkap pendukung untuk website Joomla, seperti komponen, modul, extension, template dan software paket open source yang bisa dipelajari pada lokalhost.
untuk hosting, saya memilih bergabung bersama dapurhosting.com yang saya temui pada situs Joomla-ID yang menjadi markas/komunitas para Joomler bukan Joombler Indonesia, setelah beberapa sa'at membaca dan memilih paket hosting yang ada, saya mengambil paket hosting Joomla yang kebetulan sesuai dengan yang saya harapkan, alhamdulillah... setelah beberapa minggu belajar dan memahami berbagai materi pembuatan website Joomla dalam lokalhost sambil menunggu acc dari dapurhosting, akhirnya hari jum'at tanggal 4 april 2008 kemarin, saya menerima e-mail dari admin dapurhosting yang menyatakan bahwa domain pesanan saya sudah disetujui dan siap untuk dioperasikan bukan di-operasi, senang!, senyum-senyum sendiri sambil membaca e-mail yang berisi semua panduan dan kode akses dari domain yang saya pesan http://www.yhadee.net/, terima kasih untuk dapurhosting, insyaAlloh beberapa waktu mendatang saya akan memesan domain baru untuk website bisnis yang sedang saya rancang.
salam untuk semua pembaca dan saya ucapkan "welcome to dee home project!.."
"..jodoh emang nggak kemana!..", begitulah pribahasa bijak yang sering diucapkan orang, tapi saya bukan mau ngebahas tentang cerita asmara atau puisi cinta sang pujangga disini, hanya ingin menceritakan sedikit kesan dan solusi tepat yang saya dapat dari webwalking alias "buka-buka asal website", maksudnya?.. setelah beberapa waktu lalu menimbang, mengukur, membandingkan dan lain-lain, setelah beberapa sa'at berfikir tentang efek dan manfa'at positif yang bisa saya peroleh dari duduk berjam-jam didepan internet, akhirnya secara tidak sengaja saya membuka dan membaca selintas tentang Joomla yang cukup menarik perhatian saya, pasalnya sebelum itu saya juga punya rencana untuk mendalami bahasa pemrogramman PHP yang mengarah kepada pembangunan sebuah website pribadi yang saya harapkan, cukup kompleks memang untuk bisa mempelajari tahap demi tahap bahasa PHP yang tidak hanya membutuhkan satu aplikasi saja, akan tetapi harus didukung beberapa elemen aplikasi program yang saling berkaitan, untuk menciptakan sebuah website independen memang harus pula menguasai tiga elemen penting, seperti bahasa script PHP yang menjadi penggerak sebuah website, database MySql misalnya sebagai penampung data website yang ada dan server website yang harus dikoneksikan dengan sebuah provider tertentu untuk bisa diakses di situs server dunia.
tadinya saya memang sudah bersiap sedia untuk memulai mempelajari bahasa PHP yang mungkin harus mengorbankan banyak waktu dan fikiran selama mengenal dasar dan menjalani tahap demi tahap sesuai dengan modul yang saya download dari beberapa webmaster yang saya temukan, butuh tenaga ekstra dan mengurangi waktu tidur yang biasa 9 jam sehari menjadi 6 jam, mungkin!.. tapi takdir memang berkehendak lain dan saya dipertemukan dengan Joomla yang cukup memberi saya solusi praktis tanpa harus bersusah payah, pusing kepala dan mengurangi jadwal istirahat seperti biasanya.
udah lama saya absen dari dunia per-blog-an, itu.. karena saya lagi konsen dan ingin menyusun target yang pasti tentang projek website yang harus saya bangun dalam jangka waktu yang pasti juga, Alhamdulillah sa'at ini saya sudah mulai familiar dengan beberapa elemen penting yang ada pada projek Joomla yang telah saya install beberapa minggu yang lalu, bikin artikel sederhana, mengelompokkan seksi dan kategori antar artikel supaya tersusun rapi dalam database, mendisain header dan image arikel yang cukup sulit bagi saya yang tergolong pendatang baru dan materi lainnya yang saya pelajari tahap demi tahap dengan bantuan help joomla dalam teks bahasa campur aduk..
saya ingin membangun sebuah website bisnis yang mungkin akan saya terapkan beberapa waktu mendatang dengan menampilkan beberapa kelompok bidang bisnis yang pernah saya jalani dulu, misalnya bidang properti, kesehatan, elektronik, otomotif dan bidang bisnis lain yang ingin saya rangkum menjadi satu rantai bisnis yang saling menguntungkan, hmmm.. pasti ujung-ujungnya komersil juga!, pengennya sih..
dulu.. waktu SD saya kepengen jadi pelukis karena kebetulan bakat alami yang saya punya, katanya sih tulisan saya bagus, tangan saya kreatif dan bisa bikin gambar yang bagus, he'euh gitu!.., mungkin ada benernya juga dan buktinya ada beberapa ibu guru yang jatuh hati dan mengagumi bakat saya itu, huuuhh pede banget!, ngga pa-pa lah pede kan ggak bayar!,. bakat yang satu itu masih tetap saya tekuni hingga memasuki masa SMU dan bukan cuma ibu guru aja yang jatuh hati dengan ukiran tangan saya yang indah itu, banyak teman cewe sekelas yang jatuh cinta dan berebut ingin menjalin asmara, hmmm.. pede lagi!, emang bener ko!, buktinya saya bisa dapetin cinta sang primadona kelas yang jadi rebutan.. haha.. sembako kali!..
anyway!, cerita remaja sudah lama berlalu, hanya pengalaman dan cerita indah yang bisa dikenang, sekarang usia sudah melangkah jauh, tidak lagi asyik buat bermain-main, harus bisa belajar mandiri, tidak mau lagi membebani orang tua, mencari kehidupan yang baik dengan kemampuan yang saya miliki, membangun impian dengan sisa usia yang ada dimasa depan, namun, impian hanyalah sebuah impian, jauh lari dikejar, dekat belum pasti didapat, impian indah tidak semuanya mudah dan harapan bahagia akan jauh meninggalkan usia, semuanya itu mungkin akan saya hadapi manis ataupun harus bercucurkan keringat.
inilah saya, pribadi yang jauh dari sempurna, masih terlalu bodoh jika bermimpi ingin menjadi profesor, juga masih teramat hina jika harus disejajarkan dengan para jutawan yang bergudangkan harta, namun saya masih tetap bersyukur dengan kehidupan yang jalani, karunia iman yang tuhan beri adalah nikmat yang teramat berharga jika harus ditukar dengan istana megah berisikan mercedes mewah, ahhh! bahasanya ko serius gini, padahal tadinya saya mau posting yang ringan-ringan aja, sebenernya kemaren-kemaren saya habis merenung dan berandai-andai nggak karuan, pengen punya ini-lah, kalo saya udah begini nanti kpengen beli itu-lah, pokoknya andai-andai yang nggak jelas juntrungannya.. ngaku perjaka tapi sifat masih kekanak-kanakan dan banyak k'pengenan yang jauh melampaui kemampuan alias tidak tau diri, wadduhh! ko malah ng'jelek-jelekin sendiri.. ya udaah, kita kembali ke pokok bahasan lagi, sebenarnya mimpi dan harapan saya nggak terlalu muluk-muluk, sederhana saja dan kalo selaras dengan takdir insyaAlloh bisa terwujud, berikut ini juntrungannya..
*mapan, untuk sekarang saya masih belum termasuk kedalam kategori mapan!, belum nemuin kerja'an yang cocok dengan hobbi dan skil yang saya punya, pengen'nya sih bisa kerja di microsoft corp. atau jadi staf di antariksa NASA, dapet gaji besar dan bisa beli ini itu, cciehh!.. gayaa nya tinggi banget!, ..nggak pa-pa kan kalo saya punya cita-cita itu.
.
*punya istri, nggak harus cantik.. tapi kalo kebetulan dapet yang cantiknya lebih ya alhamdulillah, cantiknya lebih maksudnya nggak tanggung dan kalo dibandingin dengan yang lain masih tetep cantik istri saya itu.. dahh! lagunya.. selain itu dia juga bijak dalam mengurus keluarga, tidak banyak menuntut ini itu dan mau menerima keada'an meski sesulit apapun, bisa jadi tempat curahan hati kalo saya lagi bimbang, bisa jadi penasehat jiwa kalo saya mungkin sedang lupa..
aku bukan rocker, telingaku akan sakit jika kamu berkata keras, aku juga bukan tentara, sehari saja tidak tidur aku akan kelelahan, please.. jangan buat kegaduhan didepan kamarku, karena aku hanya ingin beristirahat sejenak, please.. mengertilah kalau sa'at ini aku sedang kelelahan.. kecilkan suara musikmu, beri aku kesempatan untuk memejamkan mata malam ini..
hidup ternyata lebih menakutkan ketimbang yang namanya mati, banyak yang mengatakan "hidup itu indah!, nikmati hidup sebelum mati..", indah bagi mereka yang bisa memahami dan mensyukuri akan nikmatnya hidup, sebaliknya menakutkan bagi mereka yang buta akan makna hidup sebenarnya.
masih ngebahas tentang masalah yang kemaren-kemaren, yang jelas saya bukan mau ngebahas tentang almarhum pak harto yang ramai dipostingin para bloger, kali ini saya cuma mau nulis sedikit tentang "kebuntuan" masalah yang saya hadapi hari ini, dibilang menyerah emang iya, tapi kalo dibilang putus asa.. tunggu dulu!, karena masalah yang satu ini mungkin bisa dibilang sebagai "sesuatu yang tertunda!.." haaa! mirip lagunya boyband padi yang dulu..
emang.. masalahnya nggak krusial banget, juga engga urgent banget, tapi mungkin bisa menjadi modal penting buat saya kedepannya.. to the point aja!, masalah yang sebenarnya begini.. pemrograman database terdiri dari banyak objek dan elemen yang harus dipahami, dimengerti tanpa harus dihafal dalam memori, salah satunya yang menjadi masalah baru adalah penyusunan kode yang benar untuk bisa mengakses dan menyimpan data image (gambar) kedalam database sql server, dulu saya pernah menyusun kode semacam itu dengan fitur dari versi pemrograman yang lama, sukses dan tanpa kesalahan sehingga bisa menghasilkan program yang bagus dan terlihat menarik untuk user yang mengoperasikannya.
sql server yang saya pakai sa'at ini memang versi terakhir (terbaru) yang dikeluarkan oleh si vendor microsoft dan memang banyak sekali perbeda'an yang terlihat, seperti project editor yang baru, toolbox yang susunannya berubah drastis dan properti objek program yang berpindah sana sini, hal itu memang membuat kesulitan baru meski dulu telah teradaptasi pada versi sebelumnya, dulu saya menggunakan kontrol DAO sebagai konektor aplikasi dengan database ms-access versi lama juga, hampir semua kode bisa saya pahami dan bisa membuat rangkaian program yang professional tanpa pesan error yang keluar ditengah jalannya program, tapi kali ini saya harus mulai lagi memahami rangkaian kode, perangkap kesalahan dan beradaptasi dengan semua elemen yang baru.
ADO (activeX data object) adalah elemen program baru setelahnya DAO, di elemen ADO ini banyak ditambahkan fitur tambahan untuk mengakses database dengan skala yang lebih luas, seperti akses database dengan server pada jaringan LAN dan juga akses database pada website yang bisa ditampilkan dihalaman website kapan saja dimana saja, salah satu masalah yang belum saya pahami dengan elemen ADO ini adalah bagaimana caranya mengakses data image (gambar) dan menyimpannya kedalam database, puyeng saya ngotak-atik kode yang satu ini, nyoba ini itu masih juga salah, nyari sana sini nggak juga saya dapat sampel kodenya, "huhhh, ternyata!.. apanya yang ternyata?..".
akhirnya.. setelah semua usaha yang saya korbankan, cucuran keringat yang menetes dan air mata yang mengalir "bergaya pujangga dikit!..", saya memutuskan untuk "menunda" problema yang satu ini tanpa rasa dendam dan putus asa dan melanjutkan materi program lain yang masih banyak tersisa..
suddenly passion turns into the were words he filled me with
and who knows?, maybe she met some one new
why, do i let my heart be tortured
the beautiful days we spent together meant nothing for her
how can she forget, forget all that was between us, while all i do is think of her?
i wait for you.., my love and wish to live my whole life by your side
i do not know how long love will keep your passions buring
i never forgot all that was between us and lost our love so easily.
so many nights went by, i waited patiently
and all i recieve in return was this separation that filled me
she went away and the pain of his parting is too immerse
what does life mean without you and how can i go on living it?
if it was just a question i would ask hundred why's a day
years went by and i still miss her and miss hers eyes
we are apart and he leaves and forgets about me
nights went by while i waited patiently for your love
akhirnya.. setelah empat hari ngoprak-ngoprek option, properti, dan elemen SQL Server yang harus mencukupi syarat untuk bisa mengkoneksikan database antar komputer dalam jaringan yang ada, alhamdulillah tadi sore sekitar jam setengah 6, usaha saya itu membuahkan hasil yang cukup menggembirakan, pasalnya semua cara dan usaha saya lakuin sendiri tanpa bantuan seorang programmer atau analis komputer yang mungkin sudah lebih duluan tau tentang hal tersebut, bodoh memang kedengerannya kalo harus mecahin satu masalah selama 4 hari, tapi dengan begitu saya bisa belajar dan lebih teliti dalam memahami setiap kode dan elemen yang ada pada objek pemrogramman yang hendak saya pelajari kedepannya.
tadinya dihari yang ke-dua kemarin, saya hampir saja menyerah dan berfikir bakal menemui jalan buntu dipermula'an modul pertama, tapi berkat do'a dan usaha, semua masalah itu bisa saya pecahkan dan menjadi pijakan penting untuk bisa melanjutkan projek yang sudah direncanakan, sekarang saya sedang mulai memikirkan tentang kode pemrogramman, disain program yang professional dan meminimalisir kesalahan yang mungkin muncul disa'at jalannya program, menghapal kembali bahasa-bahasa program yang sudah cukup lama tidak saya baca dan hal-hal lain yang bisa mendukung terciptanya cita-cita saya itu.
buku yang lama saya buka kembali dan mulai fokus pada beberapa kode program yang menjadi inti pemrogramman database jaringan, panjang banget kodenya meskipun hanya untuk menjalankan perintah yang cukup sederhana, mau nggak mau saya juga harus menggaris bawahi tiap baris kode yang mengarah kepada akses database jaringan tanpa beresiko menghadapi pesan error yang mungkin muncul ditengah baris kode program, puyeng memang!, tapi itu yang bikin saya ngerasa tertantang untuk bisa menguasainya.
sa'at mau tidur, pikiran masih tetap inget sama kode program dan memikirkan solusi apa aja yang harus saya lakukan untuk mengatasi masalah dan perangkap kesalahan sa'at memutuskan dan merancang kode program yang akan saya buat nanti, "mau nanya ke tetangga.. bisanya cuman pake mesin tik, haaa.. just kidding!, anyway.. ternyata otak saya masih kalah sama chip komputer yang cuman berharga 500 ribu perak".
target utama yang ingin saya capai dari mempelajari pemrogramman SQL Server ini antara lain bisa merancang aplikasi database server-client dilingkungan dinas kesehatan, menjalankan program database dari beberapa komputer dalam jaringan secara bersama'an tanpa kesalahan dan masalah, setelah target ini tercapai.. saya ingin juga merambah ke pemrogramman PHP dan MySql yang berbasis website server-side alias bisa membuat aplikasi web database pada server pribadi saya.
"mungkin target saya terlalu muluk-muluk, tapi mudah-mudahan semua bisa saya pelajari dan membuahkan hasil yang sesuai dengan harapan dan tahun 2009.. insyaAlloh saya sudah bisa mencapai cita-cita tersebut, amiiin..."
hidup bukan karena kebetulan, mati juga bukan karena terpaksa, ingat ketika kamu lahir menangis, sedang semua orang tersenyum gembira, lihat ketika kamu terjemput maut dalam diam, sedang semua orang menangis lara.
masih ingatkah!.. ketika adam harus terusir dari surga, bukan karena terpaksa, melainkan Alloh hendak mengukir sejarah peradaban manusia yang akan menguasai dunia.
masih ingatkah!.. ketika ibrahim harus mengorbankan puteranya ismail, bukan karena terpaksa, melainkan Alloh hendak menunjukan bukti kecinta'an seorang hamba akan perintah-Nya.
masih ingatkah!.. ketika maryam harus melahirkan isa tanpa seorang bapak, bukan karena terpaksa, melainkan Alloh hendak membuktikan kekuasa'an akan kehendak-Nya.
masih ingatkah!.. ketika muhammad harus berjuang demi umatnya, bukan karena terpaksa, melainkan Alloh hendak menyelamatkan manusia dari kesesatan dunia.
sadarkah kamu!.. ketika takdir tiba-tiba saja akan membawamu ketempat jauh yang tidak pernah kamu sangka, meninggalkan keluarga dan sahabat, membungkus semua bekal sambil meneteskan air mata, serasa mimpi namun semua itu nyata, ingin menolak namun kaki tidak bisa lagi berbalik arah, semua itu bukan karena terpaksa, melainkan Alloh telah berkehendak kepadamu.
hidayah datang kepada siapa saja yang dikehendaki, sebaliknya kesesatan juga datang kepada siapa saja yang dikehendaki, bersyukurlah jika yang datang kepadamu adalah sebuah hidayah, yakinkan hati, lanjutkan langkahmu karena Alloh sedang memperhatikanmu, tinggalkan sejenak dunia gemerlapmu, tanggalkan sementara kesenangan yang selama ini ada.
setiap kelipan mata adalah karunia, setiap tetesan keringat adalah nikmat, kemana langkah kaki berpijak akan menjadi bukti dan apapun yang tangan pegang akan diminta pertanggung jawabannya, gunakan sisa usia dengan mengukir amal kebajikan dan syukuri karunia harta dengan berjihad dijalan-Nya.
sudah setahun lebih saya mengasingkan diri dari dunia ke-pharmasi-an, sudah banyak memori yang hilang dari otak tentang nama obat dan fungsinya, amoksilin sudah lama tidak saya pegang, diazepam sudah lama juga tidak saya format datanya, kangen sama teh' iwang yang baik, pengen bercanda lagi sama pak nanang yang sangar tapi kocak, para perawat yang dulu disana udah pada kemanaa sekarang?..
aneh!.. tiba-tiba saja saya ngerasa kangen sama dunia yang pernah hilang dulu, mungkin karena beberapa hari ini saya terserang flu yang bandel, kemarin lusa sakit tenggorokan, kemarennya hidung meler, sekarang kepala yang sakit dan entah besok lusa apa lagi yang sakit, Alhamdulillah.. kemarin datang ke apotek untuk membeli obat dan seperti biasa amoksilin yang mendominasi berbagai pilihan obat yang ada, jadi teringat ketika dulu kerja dikelilingi ratusan jenis obat dan alat kesehatan, vaksin, serum dan masih banyak lagi bentuk medicine yang menggunung digudang obat.
banyak projek pharmasi yang belum sempat kelar, bikin software database medicine dinas kesehatan masih banyak yang harus dipersiapkan lagi, harus ngumpulin dulu elemen-elemen software yang lebih menarik dan professional, masih menimbang-nimbang haruskah berhijrah dari visual basic ke pemrogramman c++, java, oracle atau bahasa pemrogramman lainnya yang objek orientednya lebih luas.
selama setahun belakangan ini saya lebih berkonsentrasi dengan memperdalam manasik haji di internet, buku panduan haji dan berbagi cerita dari orang-orang yang pernah menunaikan ibadah haji, semua projek, rencana bisnis saya tangguhkan sementara demi kepahaman akan manasik ibadah haji yang baik dan benar dan alhamdulillah Alloh memberi saya penerangan dan ilmu yang bisa saya mengerti tentang tata cara manasik haji sesuai dengan Al-qur'an dan sunnah Rosulalloh. setelah ibadah haji saya tunaikan dan semua pilar Islam telah saya penuhi, InsyaAlloh dan saya percaya Alloh akan memberikan rizki untuk hidup saya yang dulu sempat tertunda untuk masa mendatang.
mengejar arafah, bukan arafah yang lari dikejar, bukan pula kaki yang ngejar arafah berlari, akan tetapi maksud dari ungkapan ini adalah berdasar pada sabda Rosulallah S.A.W yang berbunyi "haji adalah wukuf di arafah...", dengan kata lain haji seseorang tidak sah jika tidak berwukuf di padang arafah. banyak faktor yang menyebabkan seseorang tidak dapat berwukuf di arafah, seperti halnya terhambat di perjalanan, ban mobil pecah, terjegal di pintu masuk karena urusan administratif haji, sakit keras dan faktor lain yang menyebabkan seseorang itu tidak sampai ke arafah, semua itu bukan lantaran dia tidak berusaha, juga bukan lantaran dia tidak memaksimalkan niat hajinya, hanya Alloh jua lah yang berkuasa atas kehendaknya.
memasuki hari ke-9 djulhijjah, para jema'ah berebut arus menuju padang arafah dengan niat dan harapan bisa sampai dan berwukuf disana setelah tergelincir matahari (dzuhur), ada yang berjalan kaki dari masjidil haram menuju arafah yang berjarak kurang lebih 22 km, numpang diatap kendara'an, mengendarai motor, di bis ber-ac bagi haji elite dan alternatif lain yang ada demi mengejar hari arafah yang menjadi prioritas ibadah haji, bunyi klakson mobil, teriakan keras para jema'ah dan suara sirineu ambulance menghiasi perjalanan menuju padang arafah. subhanallah!... sungguh begitu agung hari itu, hari dimana telah Alloh takdirkan sebagai sebaik-baiknya hari, hari disa'at dan dimana adam dan hawa dipertemukan didunia dan hari ketika manusia digambarkan berada di alam mahsyar menunggu pengadilan Alloh akan amal perbuatan yang telah diperbuat semasa hidup didunia.
saya beserta rombongan berangkat menuju arafah sebelum fajar sekitar pukul 03:00 wsa, tadinya saya pribadi berharap berangkat selepas shalat fajar berdasar pada sunnah Rosulallah S.A.W, namun untuk menghindari kemacetan dan keterlambatan sampai di arafah, saya hanya bisa menerima dan mengikuti kemana rombongan bergerak. Alhamdulillah kami tiba di arafah sewaktu shalat fajar sekitar pukul 06:00 wsa pagi.
selama menunggu matahari tergelincir (dzuhur), berbagai aktifitas dilakukan oleh para jema'ah, ada yang tidur karena kelelahan, mendaki jabal rahmah dan berphoto disana, membangun tenda dan ada juga yang khusyu berdzikir dan berdo'a menanti sa'at wukuf dimulai, kalo saya pribadi ingin mencoba duduk dan beri'tikaf sambil menunggu waktu dzuhur tiba, tapi mata telah cukup lelah dan memaksa untuk lelap sejenak alias "ketiduran juga".
setelah beberapa sa'at terlelap, saya mencoba memaksakan diri untuk beranjak dan mengambil wudhu dengan hati berkata "jauh-jauh datang ke arafah ko mau tidur-tiduran, mendingan dirumah aja!...", mempertahankan i'tikaf sambil berdzikir memang nggak mudah, banyak sekali goda'an yang membisik disana, mata ngantuk, ngobrol sesuatu yang nggak penting (menggunjing), berphoto ria, mendaki jabal rahmah tanpa maksud dan tujuan yang jelas dan banyak goda'an lain yang menghalangi perhatian akan tujuan wukuf yang sebenarnya.
selepas shalat dzuhur dan ashar (jama & qashar) berjama'ah, para jema'ah mulai bergegas dan berwukuf ditempatnya masing-masing, diantara mereka ada yang masih tetap asyik ngobrol dan terlelap tidur, saya bersiap duduk untuk memulai berwukuf, namun hari itu syetan menggoda dengan kuatnya, belum pernah saya bisa duduk sambil tertidur, tapi kali ini saya benar-benar terlelap dan "astaghfirullah!..., aku berlindung kepada Alloh dari goda'an syetan yang terkutuk!...", saya kembali mengambil wudhu dan meneruskan wukuf meski goda'an masih terus menghantui.
Alhamdulillah, dengan terus berdo'a dan berdzikir, goda'an itu sedikit demi sedikit mereda dan sampai pada penghujung waktu wukuf ketika matahari mulai terbenam, terharu rasanya memandang matahari yang hendak tenggelam diantara juta'an manusia diatas padang arafah itu, sedih ketika harus ditinggalkan hari yang begitu agung itu, bersyukur dan bersujud kepada Alloh atas karunia agung dan telah berkenan mentakdirkanku untuk berwukuf di hari yang agung. setelah matahari terbenam, saya memutuskan untuk segera melaksanakan shalat maghrib dengan pertimbangan bahwa saya akan kehabisan waktu shalat maghrib sebelum sampai di muzdalifah yang begitu padat dan macet oleh mobil dan para jema'ah.
dimalam ke-10 djulhijjah ini para jema'ah bersiap diri untuk menghadapi jumroh aqobah yang cukup berat dan berbahaya, tercatat dari sejarah perjalanan ibadah haji tahun-tahun sebelumnya banyak para jema'ah yang meninggal dunia di area jamarat yang sering disebut sebagai simbol pelemparan terhadap iblis yang menggoda nabi ibrohim ketika hendak menyembelih puteranya yaitu nabi ismail. sebelum menghadapi hal tersebut, para jema'ah bersiap diri dengan kesiapan pribadi masing-masing, mencari kerikil untuk pelemparan jumroh aqobah, berdzikir dan berdo'a kepada Alloh untuk keselamatan diri dan para jema'ah serta kesiapan lainnya untuk menghadapi hari nahr (10 dzulhijjah) besok pagi.
disamping perasa'an kekhawatiran yang ada diatas, ada juga kejadian-kejadian lucu yang kadang membuat kita tertawa, seperti hanya para jema'ah yang mengumpulkan kerikil dengan jumlah yang melebihi kebutuhan, untuk melempar jumroh aqobah hanya dibutuhkan 7 kerikil saja, namun ada yang mengumpulkan melebihi 100 kerikil, ada juga yang tidak bisa membedakan antara kerikil dan tai kambing, akhirnya setelah mereka sibuk mencari kerikil dan yang didapat hanya kotoran kambing, "dicobain dulu rasanya!..." lost in jamarat, selepas shalat fajar berjama'ah di muzdalifah, kami bersiap untuk berangkat menuju mina dengan bis, seperti biasa kami terjebak dalam kemacetan yang panjang, hampir 3 jam di kendara'an, kami belum juga sampai di mina, padahal jarak antara muzdalifah dan mina cukuplah dekat jika ditempuh dengan berjalan kaki tanpa kemacetan, untuk menghidari keterlambatan pelemparan jumroh aqobah yang disyare'atkan selepas waktu dzuha, saya dan beberapa jema'ah memutuskan untuk turun dan keluar dari bis, pilihan untuk jalan kaki menuju area jamarat memang lebih baik daripada harus terlambat menunggu kemacetan di bis.
setelah keluar dari bis, saya berjalan sendiri sambil mencari beberapa makanan kecil dan air minum untuk bekal di area jamarat, sebab saya sering mengalami dehidrasi jika berada dibawah terik matahari terlebih lagi ditengah kerumunan juta'an manusia. setelah bebarapa sa'at mencari air minum, saya terpisah dan kehilangan teman rombongan, disana ujian Alloh mulai muncul, awalnya saya tidak terlalu khawatir dan beranggapan bahwa bis rombongan akan berhenti tidak jauh dari tempat saya turun tadi, tapi setelah mulai memasuki area jamarat dan melihat ponsel yang baterenya tinggal sedikit juga semua barang bawa'an tertinggal di bis, saya mulai berfikir dan khawatir tidak bisa berkomunikasi dengan rombongan dan kehilangan jejak mereka, saya berusaha untuk tetap tenang dan bertawakal kepada Alloh akan keada'an yang sedang saya alami.
setelah mendekati area jamarat, saya bertemu dengan 3 orang jema'ah haji rombongan dari jawa timur (indonesia), berbincang dengan mereka sambil terus berjalan menuju area jamarat yang masih cukup jauh, kekhawatiran mulai mereda seiring setelah berbincang dengan mereka sampai tiba di area jamarat yang sudah padat oleh jama'ah. saya memilih mengambil jumroh dijalur lantai dua, sebab jalur dasar (lantai dasar) sudah terlalu padat dan di blokkir oleh para sekuriti (askari) untuk menghindari penumpukkan jema'ah dan korban jiwa. sambil berjalan menaiki jalur jamarat yang cukup tinggi, terdengar suara takbir dan talbiyah yang cukup menggetarkan hari, berdo'a kepada Alloh dan bersukur "ya Alloh, terima kasih telah berkenan mengizinkanku untuk sampai di jamarat-Mu...".
tiba sa'atnya pelemparan jumroh aqobah yang sudah penuh oleh jema'ah, pada hari nahr ini (10 djulhijjah), para jema'ah melempar hanya pada satu jumroh terbesar (jumroh aqobah) saja, sehingga para jema'ah datang pada jumroh yang sama dan waktu yang sama pula. Alhamdulillah pada musim haji kali ini, site plane untuk jamarat dipermudah dengan dibangunnya beberapa tingkat untuk pelemparan jumroh, sehingga dapat mengurangi jumlah korban jiwa seperti pada musim haji tahun-tahun sebelumnya.
selepas pelemparan jumroh aqobah, saya mencoba untuk menghubungi supir bis rombongan, tapi Alloh telah berkehendak dan batere ponsel saya sudah tidak bertenaga lagi, sambil tengak-tengok kiri-kanan dan berharap bisa bertemu rombongan, saya beranjak menuju tempat cukur rambut (barber) diluar area jamarat yang juga sudah penuh oleh jema'ah pria, membeli 2 buah pisau cukur seharga 15 riyal dan mencari orang yang bisa mencukur gundul rambut saya untuk bertahallul awal, cukup lama saya menunggu antrian dan akhirnya saya menemukan orangnya diarea kamar mandi (toilet) pria dan harus membayar lagi 10 riyal untuk jasa mencukur.
selepas bercukur gundul, saya masih tetap mencari rombongan yang hilang, membeli pakaian ala (sudani) plus celana seharga 20 riyal, belum juga nampak seorangpun dari rombongan dan akhirnya saya memutuskan untuk berangkat menuju mekkah sendirian untuk melaksanakan thowaf ifadhoh dan sa'i haji yang menjadi rukun haji, cukup jauh saya berjalan dari area jamarat menuju mekkah (kurang lebih 4 km) menyusuri terowongan mina yang panjang, sambil terus bertalbiyah dan berdo'a memohon pertolongan Alloh.
sesampainya di masjidil haram, seperti biasa saya mensucikan diri dengan berwudhu, antriannya panjang banget, bisa kencing dicelana duluan kalau nggak bisa nahan tu k'belet. selepas berwudhu langsung menuju ka'bah untuk ber-thawaf Ifadhoh, "subhanAlloh... sungguh besar agama Islam itu, hampir tidak ada sudut yang kosong di masjidil haram yang tersisa, semuanya terisi oleh jema'ah...", suasana thowaf para jema'ah alhamdulillah berjalan dengan baik, meskipun kadang terdapat sedikit perdebatan diantara jema'ah, "harrik harrik yaa hajji!...", begitulah kalimat yang sering terdengar diantara jema'ah haji yang artinya kurang lebih "minggir minggir ya haji!...", selain itu ada juga kejadian tentang meninggalnya jema'ah haji sa'at ber-thawaf dan langsung di-sholatkan disana, "ya Alloh ampunilah segala dosanya, terimalah amal kebaikannya dan jadikan ia sebagai haji mabrur...".
selepas ber-thawaf langsung menuju bukit shafa dan marwah untuk melaksanakan sa'i haji, pada musim haji tahun ini jalur shafa dan marwah ditambah menjadi dua jalur, jalur yang baru berada dibagian kanan/batas dinding masjid, keada'an ini semakin memudahkan para jema'ah dalam melaksanakan sai tanpa terlalu berdesak-desakan dan memakan korban jiwa, meskipun jalur shafa dan marwah tersebut sudah digandakan, namun masih tetap sempit dan padat oleh jema'ah dan kadang para sekuriti (askari) sering memberhentikan para jema'ah yang sedang ber-sa'i untuk mengendalikan arus para jema'ah. adzan maghrib berkumandang bersama'an dengan selesainya saya melaksanakan sa'i haji dan sholat berjama'ah diteras masjidil haram yang agak becek oleh air zam-zam yang tumpah menggenangi lantai teras masjid. selepas shalat isya berjama'ah, saya berniat untuk mencari charger ponsel sony ericsson tua'ku, nyari kesana-sini tidak juga saya dapati, kaki sudah cukup lelah untuk berjalan dan akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke mina dengan menumpang kendara'an bak terbuka dengan ongkos sebesar 10 riyal bersama para jema'ah lainnya, berharap bisa segera sampai ke mina dan beristirahat, namun kemacetan panjang seperti biasa menjebak diperjalanan, haus tapi tidak punya persedia'an air, lelah tapi harus tetap menunggu "laahawla walaaquwata illaabillaahil aliyyil adziim...".
passion of mina, belum sampai ke mina, saya memutuskan untuk turun dari kendara'an dan mencari penjual air minum dijalan, istirahat sejenak dibawah jembatan arah menuju mina yang dipenuhi rumput hijau, telapak kaki terasa sakit untuk melangkah dan ingin hati melelapkan mata namun perjalanan masih jauh yang harus ditempuh. dengan tekad yang kuat dan percaya akan kekuatan Alloh yang besar, saya berdiri dan melanjutkan perjalanan menuju mina dengan hati berkata "yaa Alloh... ampunilah segala dosa-dosaku, ma'afkan aku! jika sedikit saja ujian yang Kau beri, aku sudah mengeluh... ma'afkan aku! jika sebentar saja coba'an yang Kau timpakan, aku sudah berburuk sangka...". sambil terus berdo'a dan memohon ampunan Alloh, saya tetap berjalan menuju mina meski kaki sudah melebihi rasa sakit yang teramat sakit, perjalanan masih teramat jauh (kurang lebih 3 km) dari area mina.
alhamdulillahi robbil aalamiin... akhirnya gerbang batas mina nampak dihadapan mata dan kembali mengucap syukur kehadirat Alloh yang telah memberi kekuatan untuk bisa sampai di mina. setelah memasuki area mina, segera mencari tempat untuk beristirahat sambil mencari teman rombongan yang hilang, sa'at itu hampir tidak ada tempat diarea mina yang kosong sedikitpun dan terpaksa harus menggelar kain ihrom sebagai tikar "ma'afkan aku yaa ihrom!...", beristirahat dan terlelap sampai menjelang fajar tiba.
selepas shalat fajar, saya berangkat sendiri menuju area jamarat untuk melempar 3 jumroh pada hari ke-11 (tasyrik), dengan perut kosong tanpa berbekal makanan ataupun minuman, saya terus melanjutkan perjalanan sambil mencari teman rombongan yang mungkin terlihat. berniat melempar jumroh namun tidak satupun kerikil yang saya punya, dengan pertolongan Alloh, saya bertemu dengan seorang saudara muslim berkebangsa'an bangladesh dan berbincang sejenak sambil menyaksikan arus jema'ah yang berbondong-bondong menuju area jamarat, dia memberi saya 4 buah biskuit dan 7 butir kerikil untuk melempar jamarat, "alhamdulillah!...", tidak berlangsung lama saya berbincang dengan dia dan saya memutuskan untuk kembali berbalik arah menjauhi area jamarat untuk mencari 14 kerikil lainnya yang belum saya punya, membeli nasi kabsah (ala arab) seharga 10 riyal dan mengambil kerikil didekat sebuah tempat wudhu disepanjang perkemahan di mina.
setelah semuanya siap, saya kembali berangkat menuju area jamarat dengan semangat dan hati tetap bertawakal kepada Alloh akan keada'an yang sedang saya alami, kembali terdengar suara takbir dan membuat air mata ini menetes seraya memohon ampunan akan dosa-dosa yang telah saya perbuat dimasa lalu, kali ini saya mengambil jalur dasar (lantai dasar) jamarat dan melempar di 3 jamarat, "puji syukur kehadirat Alloh yang telah memberiku kekuatan untuk kembali melempar jumroh dihari ke-2...".
selepas melempar jumroh, saya berjalan menuju tempat penjualan makanan (al-baik) didekat area jamarat, yang disana berkumpul para jema'ah yang berasal dari arab saudi sendiri, keluarga, para pekerja, dan pendatang yang tidak memiliki perkemahan khusus di mina, mereka tidur dan menginap dimana saja alias "nge-gembel", tidur dibawah barak, teras bangunan, diatas gunung dan tempat apa saja yang bisa dijadikan tempat beristirahat dan berteduh. saya bergabung bersama mereka, dan "subhanAlloh..., betapa besar tekad mereka, betapa tulus niat haji mereka, meski hanya berbekal tikar dan peralatan seadanya, tidur diluaran dibawah cuaca dingin tanpa tenda dan selimut, mereka tetap berjuang dengan menghilangkan ego dan pamor untuk melaksanakan kewajiban mereka akan Alloh S.W.T..., ".
sejenak bersama mereka telah membuat hati ini sadar dan mengerti akan fitrah manusia sebagai makhluk Alloh yang tidak hanya dipandang dari pangkat, jabatan dan keada'an yang membuat manusia itu terhormat, terhina dalam mengemban takdir Alloh yang berbeda-beda. dalam ibadah haji, kita tidak lagi melihat seseorang dari tahtanya, berapa banyak bekal yang dia bawa, karena dihadapan Alloh, ditanah haram kepunya'an Alloh semua manusia sama, putih, hitam, kaya ataupun miskin tidak lagi diperhitungkan dihadapan Alloh. haji elite, haji sexy, haji gembel, haji adalah untuk Alloh, datang menyambut panggilan-Nya, memuja dan meng-Esa-kan kehadirat-Nya, bukan untuk bersuka ria menikmati pelayanan hotel yang mewah, bukan untuk mencari pasangan sebaya dan bukan pula untuk formalitas demi jabatan yang dipunya. sepanjang mata memandang dan seluas mulut ini berucap, saya banyak sekali menyaksikan tipe dan penampilan para jema'ah yang mungkin bisa dikategorikan sebagai salah niat, "orang haji ko nggak mau kepanasan, orang haji ko dandanannya menor, orang haji ko pakaiannya sexy, orang haji ko! bla bla bla...". ingin hati tidak memandang hal-hal yang berbau maksiat, ingin hati menutup mata dari pandangan dosa, namun pemandangan seperti itu banyak berlalu-lalang dihadapan mata, jadi mau tidak mau harus melihat meskipun hati tidak ingin melihat.
berbincang dengan saudara muslim berkebangsa'an mesir dan meminta sedikit bantuan kepadanya, dia bersedia menolong dan meminjamkan ponselnya dan saya pakai untuk menghubungi teman rombongan, tidak ada satupun nomor yang bisa dihubungi, hati tetap berusaha sabar dan tidak mengeluh dengan keada'an yang sulit. menjelang malam hari udara mulai terasa dingin, hanya pakaian tipis dan kain ihrom yang terlipat dijinjing plastik sambil berdo'a "robanaa yaa robanaa... dzolamnaa anfusanaa wailamtaghfirlanaa latarhamna lanakunana minal khosiriin...", selepas shalat maghrib dan isya berjama'ah, saya memilih untuk beristirahat dan melelapkan mata dengan beralaskan kain ihrom dipinggir jalan bersama para jema'ah lain, alhamdulillah Alloh masih tetap memberikan nikmat-Nya, saya tertidur lelap hingga menjelang fajar tiba (pukul 03:25 wsa), kemudian mencari tempat wudhu yang sudah dipenuhi oleh antrian jema'ah.
selepas shalat fajar berjama'ah, saya beranjak ke tempat yang semula, kembali air mata ini menetes dan memohon ampunan atas segala dosa, berusaha tetap tegar, tidak mengeluh dan tidak berburuk sangka kepada Alloh yang sedang memberikan ujian ini. selepas waktu dzuha saya pergi mencari kerikil dibawah sebuah bukit didekat terowongan mina yang menuju kearah mekah, kemudian langsung berangkat menuju area jamarat untuk melempar jumroh dihari ke-12 (tasyrik), tadinya saya berencana untuk melempar jumroh sampai hari ke-13 (nafar akhir), namun karena keada'an yang terlampau sulit, niat itu tidak saya wujudkan.
beautiful wadha, saya memutuskan untuk melampar jumroh pada waktu dzuha dengan alasan supaya bisa melaksanakan shalat jum'at di masjidil haram sekaligus melaksanakan thawaf wadha yang menjadi penutup dari ibadah haji, dengan hati tetap tegar dan tawakal saya berangkat menuju area jumroh dan langsung menuju masjidil haram untuk melaksanakan thowaf wadha sebelum shalat jum'at, "masyaa Alloh!, sungguh besar karunia iman yang telah Alloh berikan, juta'an jema'ah berbondong-bondong menuju masjidil harom menyusuri terowongan mina yang panjang, muda, dewasa dan lanjut usia semua berjuang dengan sisa kekuatan yang ada untuk mencapai ridho tuhannya...".detik-detik terakhir ibadah haji, saya nikmati bersama ka'bah dan juta'an umat muslim dari seluruh penjuru dunia, terharu ketika waktu harus memisahkan peristiwa yang teramat berharga dalam hidup saya, menangis ketika mata harus segera berpisah meninggalkan rumah Alloh yang teramat agung itu, hanya doa dan ucap syukur atas segala karunia dan kekuatan yang telah Alloh berikan kepada saya sepanjang mengelilingi ka'bah, "terima kasih yaa Alloh.. telah memberiku nikmat dan kekuatan hingga sampai pada penghujung ibadah haji ini...".
selepas thawaf wadha, saya langsung bergegas menuju tempat wudhu untuk bersiap melaksanakan shalat jum'at, "subhanAlloh.. sungguh indah kalimat hutbah itu, sungguh menyentuh untaian do'a itu.. meski dalam bahasa yang hanya sedikit ku mengerti, namun telah membuat hati ini bergetar, meski lantunan do'a itu hanya sebentar, namun telah membuat air mata ini menetes...", suara adzan masjidil haram menambah suasana lebih mangharukan, bergema diseluas masjid yang begitu agung itu, membangkitkan keimanan bagi yang mendengarnya.
selesai sudah semua rangkaian ibadah haji, namun ujian masih terus berjalan, hanya keimanan dalam hati yang membuat langkah tetap berjalan, percaya bahwa Alloh selalu dekat dan akan memberikan pertolongan. sekitar pukul 03:15 wsa sebelum ashar, saya bertemu dengan dua saudara muslim berkebangsa'an pakistan, bertanya dan meminta pertolongan untuk bisa bertemu dengan teman rombongan, alhamdulillah mereka bersedia membantu dan meminjamkan ponselnya untuk saya pakai menghubungi teman rombongan, "sungguh Alloh maha pengasih dan penyayang, memberi ujian dan pertolongan bagi siapa saja yang memohon kepada-Nya..", kemarin saya sama sekali tidak bisa menghubungi teman rombongan, namun kali ini Alloh telah menunjukan jalan saya untuk kembali bertemu dengan rombongan, ternyata mereka sudah berada di penginapan semula (haial awali) yang berada di perbatasan mina dan arafah, Alhamdulillah...
finally... semoga sekecil dan sebesar apapun pengorbanan harta yang tertunaikan, menjadi keberkahan bagi kita yang menunaikan ibadah haji serta memberi manfa'at bagi sesama selepas kembali ke tempat asal, semoga setiap tetesan keringat yang menetes, rasa sakit yang menghujam dan air mata yang mengalir, menjadi ampunan akan segala dosa dan membentangkan lebar pintu surga Alloh yang dijanjikan. sa'at terlelap kedinginan, yakinlah bahwa Alloh akan membalasnya dengan kehangatan cinta-Nya dan sa'at terhempas kepanasan, yakinlah pula bahwa Alloh akan menebusnya dengan kesejukan kasih sayang-Nya, bertawakallah dan memohon pertolongan selalu hanya pada Alloh dengan sabar dan shalat, karena Alloh selalu dekat sa'at kita mendekatinya...
.
perjumpa'anku pertama kali dengannya telah membuat hati ini bahagia, terpesona laksana bertemu sang kekasih hati yang begitu lama terpendam dalam kerinduan, aku datang karena dia telah memanggil, aku cium karena dia telah memberiku kesempatan, aku berjalan dari seberang dunia hanya berharap bisa menyentuhnya, bersimpuh dihadapan mahligainya dan bersujud bersama memuja tuhan yang Esa...
terlalu indah untuk diungkapkan, juga terlalu cantik untuk kutinggalkan... satu hari bersamanya hanya sekelip mata terasa, ribuan kalimat kuucapkan hanya satu kata terasa, entah mengapa mata ini menangis dan harus bagaimana kubuktikan rasa cinta ini padanya.. dia percaya, namun aku takkan rela jika dia harus berpaling jauh menemui hati yang lain...
ma'afkan aku jika pernah melupakanmu, ma'afkan aku jika kedatanganku berbekal dusta dan dosa yang kau benci, berikan aku pesanmu jika suatu sa'at aku jauh dan lupa semua yang pernah kucurahkan rasa ini bersamamu...
aku akan pulang nanti, aku akan pergi jauh lagi seperti dulu, tak lagi bisa menemuimu setiap sa'at, tak lagi bisa memandang wajahmu yang cantik, berikan aku petunjuk jalan meski kau tak lagi menemaniku dan aku akan selalu merindukan semua kenangan bersamamu...
ini bukan perang dunia kedua, ini bukan perang dizaman adolf hitler yang populer dengan sebutan perang dingin, ini juga bukan ladang pembantaian nyawa manusia yang tak berdosa, tapi ini adalah ajang penebusan dosa manusia dihamparan miniatur alam mahsyar dunia.
sa'at ini, pergantian cuaca di timur tengah khususnya di saudi arabia mulai terasa, dingin, menggigil dan menusuk dada, keada'an itu mulai nampak sa'at keluar dari rumah malam hari, terlebih lagi dipagi hari dan bahkan dibawah terik matahari pun, udara masih tetap terasa dingin.
"SubhanAllah... Maha Suci Alloh yang telah menciptakan ini semua, tiada daya dan kekuatan yang kami punya, kecuali dengan kekuatan-Mu ya Alloh...".
bagi jema'ah haji yang berasal dari eropa, asia utara atau amerika, mungkin musim dingin sudah terbiasa dan tidak menjadi masalah, tapi bagi saya pribadi, keada'an ini adalah satu fenomena yang membutuhkan kesiapan fisik berlapis baja.
setiap tahun, musim haji selalu bergilir lima belas hari lebih cepat dikarenakan perbeda'an kalender hijriyah dan masehi, setahun yang lalu, hari haji jatuh diakhir bulan desember (2006), sedangkan tahun ini hari haji akan ada dipertengahan bulan desember (2007), hal ini yang menyebabkan musim haji selalu berubah seiring dengan pergantian cuaca, tahun ini dingin dan tahun seterusnya akan berganti panas.
pneumonia, hidung berdarah dan tenggorokan sakit adalah bagian yang akan menyelimuti jema'ah haji disa'at musim dingin itu datang, berbekal selimut tebal saja tidak cukup tanpa bekal hati dan keikhlasan untuk menempuh itu semua, bayangkan saja.. ketika jema'ah harus menempuh perjalanan dari mina menuju arafah dipagi hari sa'at udara dingin menusuk dada, tidak berselimut dan juga tidak berpakaian tebal, hanya dua helai kain ihrom yang cukup tipis sebagai pelindung kulit dari cuaca dingin...
"Allohu Akbar!.. Alloh Maha Besar, hanya Engkaulah pemilik segala kesempurna'an, tiada membutuhkan apapun dari apapun juga.. lindungi kami untuk menempuh jalan menuju ridhoMu.."
dimensi membutakan mata memekakkan telinga
lalu diri menjadi hampa
saat paradigma dunia tak lagi digunakan untuk menarka
sadarku akan hadir-Mu
mematahkan sendi-sendi yg biasanya tegak berdiri
hayya nab'idil karaha (hindarilah kebencian dan dendam)
syakkireena a' kulli na'ma (marilah kekalkan syukur dengan apa yang kita ada)
ba' ideena anil fattana (hindarilah segala penipuan dan dosa-dosa)
mengagumi kebesaran yg Maha Esa
ku menilai kehidupan dari sudut berbeza
tak memadai hanya kecapi rasa selesa
mahukan harta yg mampu beli satu semesta
berpesta ke parti botol bergelimpangan
kekasih muda bukan takat berpegang tangan
harta dan jamuan nafsu tidak berkekalan
bila menjelang tua bukan itu jadi bekalan
bukan berkhutbah, cuba betul diri ini cuma
ingin hidup sempurna, asset nilai berjuta
saling tukar wanita, senyum dan mati tua
bakat dikurnia jangan disalahguna
jangan kufur nikmat yg diberi percuma
guna kelebihan untuk khidmat bersama
jagalah nama, hidup penuh pementasan dan drama
ada melencong ada yg lurus
bukan semuanya tulus
ada sempurna ada kurang upaya
ada yg jadi buta hanya bila sudah kaya
sebesar rumah bermula dengan sekecil bata
boleh hilang dalam sekelip mata
ucaplah alhamdulillah bukannya sukar
kerana semana kaya atau besar
tetap Allahuakbar...
yang tertera di kalimah harap memanduilah
hidup penuh dengan rintangan harus kuhadapinya
harap ku tidak lupa diri bila gembira
dan cuma mula mencari Kau di saat hiba
ku cuma manusia penuh dgn kesilapan
tapi bisa membezakan cahaya dan kegelapan
tabah bila dikalangan duri onak dan cubaan
teguh bila dicubakan pengaruh kuasa dan perempuan ah!
sentiasa legar diminda dikejar dan dipinta
dari zaman bermula hingga ke akhirnya
dan apa guna posessi juga posisi
sementara ini cuma hanya puisi
nukilan tulisan dan bisikan hati
mencari keterangan menjiwai peranan
menepati pesanan, janji juga saranan
alhamdulillah atas kurniaan rezeki
moga tidak leka dalam perjalanan ini
mencari-cari rahsia yg katanya tersembunyi
aku yang melihat alam meliputi
wujud menyertai lalu kupindahkan alam kedalam mata hati
aku hakiki aku mengerti segala yg terjadi di langit dan di bumi
gunanya tiada fantasi pelik dan benar qada' dan qadar
kau berilahku kekuatan agar dapatku hindarkan segala kesesatan
usah kau biarkan nafsuku terliur
dari pandangan majazi ini
aku yg bodoh lagi hina amat benar merindui
semoga segala puji takku meninggi diri
moga segala janji dapat juga ku penuhi
moga dpt ku hadang tikaman dari belakang
lidah setajam pisau
ku tidak akan risau
dengan dugaan cabaran
sepanjang perjalanan ku pasrah ku akur
786 Alhamdulillah Syukur!...
untuk hanturkan sembah sedalam kalbu
adapun ku sembahkan syukur kepada-Mu ya Allah
untuk nama harta dan keluarga yg mencinta
dan perjalanan yg sejauh ini tertempa
alhamdulillah pilihan dan kesempatan
yang membuat hamba mengerti lebih baik tentang makna diri
semua lebih berarti apabila dihayati
alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah...
“dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh, supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Alloh pada hari yang telah ditentukan atas rizki yang Alloh telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak, maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara lagi fakir” panggilan haji telah bergema, disini, disana dan diseluruh penjuru dunia.. bukan suara genderang yang terdengar sa'at berperang, bukan pula tiupan terompet yang mengiung di pergantian tahun.. panggilan ini terucap langsung dari sang pencipta alam semesta, sang pemberi rahmat dan kehidupan diseluruh jagat raya.. Dialah Alloh sang pemilik hak tunggal tuhan sekalian umat manusia.. berbahagialah orang yang mendapat penggilan Alloh untuk menunaikan ibadah haji, karena mereka itulah yang telah masuk seleksi tamu Alloh yang terdaftar dan tertulis langsung di lauhil mahfuz, bukan karena dia kaya, tampan ataupun bertahtakan raja, tapi panggilan itu teruntuk mereka yang taqwa dan percaya akan Alloh yang Esa. sa'at ini.. orang yang hendak menunaikan ibadah haji diantara mereka ada yang sedang berkemas barang, menunggu keberangkatan di bandara, berada di pesawat atau bahkan ada yang sudah sampai di mekkah dan mulai menunaikan ibadah umrah dan berziarah ke makam rosulallah di masjid nabawi yang ada di kota madinah, tidak ada rasa yang didapat setelahnya mereka tiba disana, kecuali rasa syukur dan kebahagia'an yang tak terkira nilainya, berdoa dan berdzikir akan selalu menemani langkah dan pandangan sejauh mereka berada disana, sambil menunggu tiba sa'atnya hari haji tiba. delapan dzulhijjah.. adalah hari dimulainya pelaksana'an ibadah haji atau disebut juga dengan hari tarwiyah, hari itu orang yang hendak menunaikan ibadah haji dari manapun dia datang, asia, eropa, afrika, amerika, australia dan bahkan mungkin dari antartika, mereka bersiap diri dan memulai ibadah haji mereka.. *miqat, adalah tempat dimulainya pelaksana'an ibadah haji, disini memulai haji dengan mandi besar, memakai wangi-wangian, mengenakan pakaian ihram dan berniat haji dengan niat tertentu yang telah disyariatkan. *talbiah, setelah amalan diatas selesai, kemudian jema'ah haji disyariatkan untuk bertalbiah sepanjang perjalanan menuju baitullah.. لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لاَ شَرَيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ وَ النِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيَكَ لَكَ *thawaf qudum, sesampainya di masjidil haram, langsung ber-thawaf qudum bagi yang melaksanakan haji ifrad atau qiran, sedangkan bagi yang melaksanakan haji tamattu, mereka langsung menuju mina dan bermalam disana. *sa'i haji, berjalan dan berlari-lari kecil antara safha dan marwah sebanyak tujuh kali putaran sambil membaca do'a yang telah disyariatkan. *mina, selesai sa'i jema'ah berangkat menuju mina dan shalat dzuhur, ashar, maghrib, isya dan menginap disana sampai terbit matahari. *arafah, setelah matahari terbit pada tanggal 9 dzulhijjah, jema'ah berangkat lagi menuju arafah kemudian shalat dzuhur dan ashar dengan di jama (taqdim) dan di khosor dengan satu kali adzan dan dua kali iqamah, setelah itu jema'ah mulai dengan wukuf dengan berdzikir dan memanjatkan do'a sampai matahari terbenam. *muzdalifah, setelah matahari terbenam, jema'ah pergi menuju muzdalifah kemudian shalat maghrib dan isya disana dengan di jama dan di khosor dengan satu kali adzan dan dua kali iqamah, jema'ah menginap disana sampai terbit fajar dan shalat shubuh disana. *jumrah aqobah, sebelum matahari terbit pada tanggal 10 dzulhijjah (hari nahr), jema'ah pergi menuju mina untuk melempar jumrah aqobah dengan tujuh kali lemparan sambil bertakbir disetiap lemparannya. *qurban, dam bagi yang melaksanakan haji tamattu dan qiran, menyembelih binatang hadyu untuk fakir miskin atau berpuasa sepuluh hari sebagai gantinya, tiga hari semasa haji dan tujuh hari setelah kembali ke negerinya. *tahallul, bercukur seluruh rambut untuk laki-laki atau memotong beberapa helai rambut saja untuk wanita, melepas kain ihram dan boleh melakukan hal-hal yang dilarang semasa ihram kecuali berhubungan intim. *thawaf ifadhoh, jema'ah kembali menuju baitullah untuk melaksanakan thawaf ifadhoh dan sa'i haji jika belum melaksanakan sa'i haji sebelumnya, bertahallul tsani dan boleh melakukan hal-hal yang dilarang semasa tahallul awal. *hari tasyrik, yaitu tanggal 11, 12 dan 13 dzulhijjah, ketiga hari ini jema'ah secara bertahap melaksanakan lemparan jumrah di tiga tempat, yaitu jumrah ula, jumrah wustha dan jumrah aqobah, jema'ah menginap di mina selama masa pelemparan jumrah tersebut. *thawaf wadha, sebagai akhir dari pelaksana'an ibadah haji sebelum meninggalkan baitullah dan kembali ke negerinya masing-masing, tidak ada kemurahan untuk melaksanakan thawaf wadha ini kecuali wanita yang sedang haid atau nifas. *ziarah nabawi, berziarah ke makam rosulallah s.a.w di kota madinah bukan merupakan bagian atau syarat ibadah haji, namun kurang lengkap rasanya jika jema'ah haji meninggalkan tanah suci tanpa berpamitan terlebih dahulu ke masjid nabawi sekaligus berziarah ke makam rosulallah yang menjadi jungjunan alam semesta, berdo'a di raudah dan bershalawat ke rosulallah.. setiap tetesan keringat, lelahnya berjalan dan air mata akan menghapus dan mengikis dosa. setiap dzikir, do'a dan keikhlasan akan menguatkan serta membentangkan lebar pintu surga yang Alloh janjikan dan percayalah! tiada balasan untuk haji mabrur kecuali surga..

