point of no return...

hidup bukan karena kebetulan, mati juga bukan karena terpaksa, ingat ketika kamu lahir menangis, sedang semua orang tersenyum gembira, lihat ketika kamu terjemput maut dalam diam, sedang semua orang menangis lara.

masih ingatkah!.. ketika adam harus terusir dari surga, bukan karena terpaksa, melainkan Alloh hendak mengukir sejarah peradaban manusia yang akan menguasai dunia.

masih ingatkah!.. ketika ibrahim harus mengorbankan puteranya ismail, bukan karena terpaksa, melainkan Alloh hendak menunjukan bukti kecinta'an seorang hamba akan perintah-Nya.

masih ingatkah!.. ketika maryam harus melahirkan isa tanpa seorang bapak, bukan karena terpaksa, melainkan Alloh hendak membuktikan kekuasa'an akan kehendak-Nya.

masih ingatkah!.. ketika muhammad harus berjuang demi umatnya, bukan karena terpaksa, melainkan Alloh hendak menyelamatkan manusia dari kesesatan dunia.

sadarkah kamu!.. ketika takdir tiba-tiba saja akan membawamu ketempat jauh yang tidak pernah kamu sangka, meninggalkan keluarga dan sahabat, membungkus semua bekal sambil meneteskan air mata, serasa mimpi namun semua itu nyata, ingin menolak namun kaki tidak bisa lagi berbalik arah, semua itu bukan karena terpaksa, melainkan Alloh telah berkehendak kepadamu.

hidayah datang kepada siapa saja yang dikehendaki, sebaliknya kesesatan juga datang kepada siapa saja yang dikehendaki, bersyukurlah jika yang datang kepadamu adalah sebuah hidayah, yakinkan hati, lanjutkan langkahmu karena Alloh sedang memperhatikanmu, tinggalkan sejenak dunia gemerlapmu, tanggalkan sementara kesenangan yang selama ini ada.

setiap kelipan mata adalah karunia, setiap tetesan keringat adalah nikmat, kemana langkah kaki berpijak akan menjadi bukti dan apapun yang tangan pegang akan diminta pertanggung jawabannya, gunakan sisa usia dengan mengukir amal kebajikan dan syukuri karunia harta dengan berjihad dijalan-Nya.

7 kata kamu:

Anonim mengatakan...

nasehat yang menyentuh.. +_+

selamat tahun baru hijriyah mas :)

yhadee mengatakan...

met tahun baru hijriyah 1429 H juga san!, mdh2an lbih bnyak kebaikan yg diperoleh dithun baru ini dan selnjutnya.. amiiin..

Anonim mengatakan...

aamiinn!

sudahkah kembali ke tanah air??

Anonim mengatakan...

mas yadi masih di Tanah Suci ya?

Azka Madihah mengatakan...

huhuhu, kok saya merasa terharu ya bacanya? makasih atas postingan ini yang secara langsung dan tidak memberi saya semangat.. ^^

BRAJADENTA mengatakan...

Hamdallah...
gua di rekomen santi tulisan ini, ternyata emang keren...
terima kasih...
semoga pahala berlimpah atas segala kebajikan...
amin Ya Rabb...

BRAJADENTA mengatakan...

Hamdallah...
gua di rekomen santi tulisan ini, ternyata emang keren...
terima kasih...
semoga pahala berlimpah atas segala kebajikan...
amin Ya Rabb...